Suara.com - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp merasa seperti mengalami kekalahan saat timnya diimbangi sang tamu, Brighton 2-2 dengan skor 2-2 dalam laga lanjutan Liga Inggris 2021/2022 di Anfield, Sabtu malam tadi.
Terlebih, Liverpool sudah lebih dulu memimpin 2-0 berkat gol-gol Jordan Henderson dan Sadio Mane sebelum tim tamu mampu menyamakan kedudukan lewat Enock Mwepu dan Leandro Trossard.
"Saya tidak bisa mengubahnya sekarang, rasanya seperti kekalahan walaupun saya tahu kami tidak kalah," kata Klopp dikutip dari laman resmi Liverpool.
"Harus diakui ini satu poin yang pantas diraih Brighton karena berbagai alasan," ujarnya menambahkan.
Menurut Klopp, Liverpool sebetulnya tampil sangat baik di momen-momen tertentu, tetapi kemudian kehilangan kendali dan gagal menjaga itu semua sehingga membuka kesempatan bagi Brighton.
Sebelum Brighton membalas, Mane sebetulnya sempat menjebol gawang tim tamu lagi tapi golnya dianulir karena offside dan Klopp menilai situasi itu sarat ketidakberuntungan bagi Liverpool.
"Gol kedua Sadio merupakan gol favorit saya dalam enam tahun di Liverpool, sebab memperlihatkan bagaimana kami mampu membuat lawan dalam tekanan ketat, sangat disayangkan itu handball," kata Klopp.
Gol yang dianulir itu terjadi pada menit ke-33 saat para pemain Liverpool mengurung Brighton di area pertahanannya sendiri sampai pada akhirnya Mane menghalau upaya kiper Robert Sanchez menyapu bola.
Sayangnya, belakangan VAR menganulir gol tersebut karena tayangan ulang memperlihatkan bola sapuan Sanchez yang dihalau kaki Mane kemudian memantul lapangan dan mengenai lengan penyerang asal Ghana itu sebelum bersarang ke dalam gawang.
Baca Juga: Setan Merah Mengamuk! MU Hajar Tottenham Hotspur 3-0
Di awal babak kedua, Mohamed Salah juga sempat menjebol gawang Brighton tetapi golnya dianulir karena ia terlanjur terjebak offside.
Sesudahnya, Liverpool kehilangan kendali dan seperti kehabisan ide saat memegang bola hingga Brighton mencetak gol balasan kedua lewat Trossard.
"Kami melambatkan permainan di momen yang keliru, kami tidak memperlihatkan inisiatif yang cukup di momen-momen lainnya dan itu tidak cukup bagus," katanya.
"Saya pikir setelah gol Mo yang dianulir mungkin empat lima menit kemudian kami tampil menyerang, tapi sesudahnya kami lebih banyak melambatkan tempo ketika memiliki bola dan sibuk bertahan saat lawan menguasainya," tutup Klopp.
Hasil imbang tak mempengaruhi posisi Liverpool yang tetap duduk di posisi kedua dengan raihan 22 poin, tapi mereka kini tertinggal tiga poin dari Chelsea yang pada saat bersamaan menang di laga lain.
Liverpool selanjutnya akan berusaha mengunci tiket 16 besar Liga Champions saat menjamu Atletico Madrid di Anfield pada Rabu (3/11), sebelum bertandang ke markas West Ham United empat hari berselang.
Berita Terkait
-
Baru Rekrut Jeremy Jacquet, Liverpool Siap Buang Duit Rp1 T demi Dapatkan Bek Leverkusen
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
Kalahkan Chelsea, Mikel Arteta Sebut Final Carabao Cup 'Vitamin Terbaik' untuk Arsenal
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?