Suara.com - Pemain Paris Saint-Germain (PSG) wanita, Aminata Diallo menghajar rekan setimnya sendiri sampai diringkus polisi, diduga demi tempat di skuad utama tim.
Aminata Diallo diringkus pihak Kepolisian Versailles, Prancis pada Rabu (10/11/2021) setelah melakukan penginayaan terhadap rekan setimnya di PSG.
Menurut laporan L'Equipe, Aminata Diallo melakukan penganiayaan Kheira Hamraoui pada Kamis (4/11/2021) dan ditangkap pihak kepolisan di kediamannya.
Bermula dari cerita seorang yang dekat dengan Hamraoui menjelaskan detik-detik penyerangan yang dilakukan Aminata terjadi.
Saat itu Hamraoui sedang dalam perjalanan kembali dari acara klub juga bersama Aminata menggunakan mobil, namun di tengah perjalanan muncul dua orang tak dikenal.
Menggunakan topeng yang kemudian menyeret Hamraoui keluar dari mobil kemudian dua orang bertopeng itu memukulnya dengan menggunakan batang besi beberapa kali.
Beruntung Hamraoui berhasil kabur dari kejadian tersebut, sebelum dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan.
"Hamraoui ditemani oleh dua rekan setimnya. Dia berada di dekat rumahnya dan duduk di dalam mobil dengan Diallo yang tengah memegang kemudi," bunyi laporan tersebut.
"Kemudian dua orang bertopeng muncul, salah satunya menyeretnya keluar dari mobil. Dua orang itu lantas memukul kaki Hamraoui dengan batang besi beberapa kali.
Baca Juga: Link Live Streaming PSG Pati VS PSCS Cilacap, Baru Dimulai
"Selama beberapa menit sebelum melarikan diri," imbuhnya.
Hamraoui mendapat beberapa jahitan di kaki dan tangan, pemain bola wanita yang pernah membela Barcelona ini tak bisa bermain di Liga Champions membela PSG.
Laga melawan Real Madrid yang sekaligus menjadi penampilan ke-100 Hamroui untuk PSG itu justru berakhir dengan pilu baginya.
Kecurigaan muncul setelah Hamraoui hanya mendapat pukulan tanpa adanya tanda-tanda sasaran perampokan, dan dinilai melibatkan internal PSG.
Aminata Diallo disebut-sebut sebagai terduga karena kedua pemain ini memiliki posisi yang sama di skuad PSG.
Usai Diallo ditangkap, PSG mengeluarkan pernyataan resmi dan mendukung proses hukum yang dilakukan penyidik kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia