Suara.com - Berbeda dengan klub-klub dari negara Eropa lainnya, klub sepak bola Jerman rata-rata menyertakan angka di nama mereka. Mengapa bisa demikian?
Pada umumnya, klub sepak bola di Eropa mencerminkan nama daerah yang ditempati klub tersebut. Baik itu di Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, maupun Prancis.
Terkadang ada pula yang mengkombinasikan nama daerah dengan sponsor atau pemilik utama klub. Sebagai contoh ada RB Leipzig, Red Bull Salzburg, dan sederet klub lainnya.
Dari setiap penamaan ini, terdapat hal-hal menarik yang bisa dibahas. Salah satunya mengenai angka di nama klub yang ada di Jerman.
Penikmat sepak bola tentu tak asing dengan kehadiran angka di nama klub-klub Jerman seperti Schalke 04, Bayer 04 Leverkusen, 1.FC Koln dan klub lainnya.
Sejenak, hadirnya angka itu agak sedikit mengganjal karena terkesan aneh saat menyebutkannya. Sebagian mungkin menganggap hadirnya angka dalam nama klub bisa jadi suatu hal yang keren.
Ternyata ada alasan tersendiri mengapa rata-rata klub Jerman menyertakan angka dalam penggunaan nama klub. Apa itu?
Budaya yang Jadi Identitas
Penggunaan angka pada klub-klub Jerman bisa dikatakan sebagai budaya yang telah mengakar lama dan lambat laun menjadi identitas klub.
Baca Juga: Jerman Tampil Buas, Hansi Flick Cetak Tinta Emas
Setidaknya identitas itu terbagi dalam dua hal. Pertama yakni identitas terkait klub yang lahir terlebih dahulu di daerah tersebut.
Ambil saja contoh dari klub bernama 1.FC Nurnberg, 1.FC Union Berlin, atau 1.FC Koln. Penggunaan angka 1 di depan nama klub sebagai tanda bahwa mereka klub pertama yang berdiri di daerah masing-masing.
Lalu bagaimana dengan klub yang angkanya ada di tengah atau di belakang nama klubnya seperti Schalke 04 dan Bayer 04 Leverkusen?
Pemberian angka di tengah atau di belakang nama klub menjadi identitas kedua yang mencerminkan tahun berdirinya klub tersebut.
Schalke menggunakan angka 04 di belakangnya sebagai tanda bahwa mereka berdiri pada 1904. Hal serupa juga berlaku untuk Bayer Leverkusen yang juga berdiri pada 1904.
Contoh lainnya ada Borussia Dortmund. Banyak yang tak tahu bahwa nama asli Borussia Dortmund menggunakan angka 09 seperti dalam logo klubnya.
Berita Terkait
-
Angka Hoki untuk Orang dengan Shio Ayam, Benarkah 5, 7, dan 8 Membawa Keberuntungan?
-
9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
-
Mandipping hingga Musik Klasik 24 Jam: Menyusuri Jejak Ayam Krispy McD di Padahanten Farm
-
3 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Besar pada 9 Agustus 2026
-
Kontradiksi Simbolik: Merayakan Kemerdekaan dengan Cara yang Masih Feodal
-
4 Shio yang Diprediksi Paling Hoki Hari Ini 9 Agustus 2026, Masa Sulit Berakhir
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik