Bola / bola-indonesia
Rauhanda Riyantama | Arif Budi
Ryuji Utomo sedang berlatih bersama Penang FC. (Instagram/ryujiutomo)

Suara.com - Sikap profesional kembali ditunjukkan Ryuji Utomo. Demi fokus membela Timnas Indonesia, bek Persija Jakarta itu memilih rehat sejenak dari aktivitas di media sosial.

Rehatnya Ryuji dari medsos diumumkan langsung oleh sang pemain via unggahan di Instagram Storiesnya pada Jumat (12/11/2021). Dalam unggahannya, bek yang dipinjamkan ke Penang FC ini pamer paspor dan tiket jelang keberangkatan ke Turki.

Demi fokus selama pemusatan latihan di bawah asuhan Shin Tae-yong, Ryuji punya cara tersendiri untuk tak berurusan dengan medsos. Dia menyerahkan akunnya ke manajer.

"Bismillah, sampai jumpa lagi IG (Instagram)! Akun ini akan dijalankan oleh manajer, terkait pelaksanaan pekerjaan dan sponsor. Doakan saya," tulis Ryuji.

Baca Juga: Gabung Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri: Harus Kerja Keras dan Disiplin

Ryuji utomo rehat dari medsos untuk fokus di Timnas Indonesia. (Instagram/ryujiutomo)

Sebelumnya hal serupa pernah dilakukan Ryuji ketika membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Mei lalu. Dia juga memilih tidak aktif di Instagram untuk sementara waktu.

Nah, kini Ryuji juga akan berjuang untuk mendapatkan tempat utama di bawah asuhan Shin Tae-yong. Sebab, tim Merah Putih punya amunisi baru di sektor bek.

Adalah Elkan Baggott yang bakal menjadi saingan Ryuji untuk memperebutkan satu tempat di posisi bek Timnas Indonesia.

Elkan Baggott memang diboyong Shin Tae-yong untuk pemusatan latihan timnas usai dirinya memantapkan diri menjadi WNI dan mendapatkan KTP.

Sementara itu, Timnas Indonesia tidak hanya menjalani pemusatan latihan saja di Turki. Evan Dimas cs bakal melakukan uji tanding internasional melawan Afghanistan serta Myanmar.

Baca Juga: Mengenal Jim Croque, Striker Keturunan Indonesia yang Bersinar di Vitesse

Setelah itu rombongan Timnas Indonesia akan terbang ke Singapura untuk tampil di Piala AFF 2020. skuat Garuda tergabung di Grup B bersama Kamboja, Laos, Malaysia, dan Vietnam.

Komentar