News / Internasional
Selasa, 17 Maret 2026 | 19:13 WIB
Kedutaan Amerika Serikat di Baghdad menjadi sasaran serangan drone dan roket pada Selasa (17/3) dini hari waktu setempat. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Kedutaan Besar AS di Baghdad diserang drone pada Selasa (17/3) dini hari; dua drone dicegat, satu menghantam kompleks.
  • Serangan juga berdampak pada Hotel Al Rasheed di Zona Hijau Baghdad, memicu pengamanan ketat dan pengerahan pasukan Irak.
  • PM Irak Mohammed Shia al-Sudani mengutuk keras serangan tersebut dan berjanji akan mengusut tuntas pelaku penyerangan.

Suara.com - Kedutaan Amerika Serikat di Baghdad menjadi sasaran serangan drone dan roket pada Selasa (17/3) dini hari waktu setempat.

Dua drone berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan C-RAM, sementara satu drone lainnya menghantam gedung kedutaan, kata seorang saksi kepada Reuters.

Rekaman yang diperoleh CNN menunjukkan sistem pertahanan udara berhasil mencegat drone di atas Baghdad.

Ledakan besar terlihat sekitar 1.000 meter dari kompleks kedutaan.

“Itu kena, itu kena, itu kena, itu kena. Apa itu? Drone terbang?” kata suara dalam video yang beredar tersebut.

Kedutaan Amerika Serikat di Baghdad menjadi sasaran serangan drone dan roket pada Selasa (17/3) dini hari waktu setempat. [Tangkap layar X]

Sementara itu menurut laporan Al Jazeera, serangan juga mengenai Hotel Al Rasheed di Zona Hijau Baghdad, kawasan yang sangat dijaga dan menjadi lokasi kedutaan serta gedung pemerintah lainnya.

Kepulan asap dan reruntuhan terlihat saat sistem pertahanan udara bekerja menghentikan serangan.

Karyawan kedutaan, diplomat asing, dan pekerja perusahaan minyak kerap mengunjungi hotel tersebut.

Setelah serangan, pasukan keamanan dikerahkan dan kendaraan lapis baja menutup akses ke Zona Hijau.

Baca Juga: Donald Trump Tantrum, Sebut Sekutu Tak Tahu Terima Kasih Usai Tolak Amankan Selat Hormuz

Sementara itu, PM Irak Mohammed Shia al-Sudani mengecam keras serangan ke Kedutaan AS. Menurutnya, pelaku penyerangan wajib dibawah ke pengadilan.

“Pihak berwenang akan mengejar pelaku dan membawa mereka ke pengadilan segera,” ujar juru bicara PM Irak.

Serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Abu Ali al-Askari, pejabat tinggi milisi Kataeb Hezbollah yang didukung Iran, tewas dalam serangan di Baghdad.

Sementara itu, pasukan Israel melancarkan operasi darat di Lebanon selatan pada Senin, menargetkan basis kuat Hezbollah.

Kontributor: M.Faqih

Load More