- Thom Haye bangga atas kepindahan Maarten Paes ke Ajax Amsterdam untuk musim Eredivisie 2025/2026 dari FC Dallas.
- Paes langsung tampil menggantikan kiper utama Ajax yang cedera, menunjukkan performa meyakinkan dengan dua nirbobol sejauh ini.
- Haye menilai tekanan bermain di Ajax sangat besar, namun ini menjadi kesempatan penting bagi perkembangan karier Paes.
Suara.com - Gelandang Persib Bandung, Thom Haye mengungkapkan rasa bangganya atas langkah Maarten Paes yang kini bergabung dengan Ajax Amsterdam pada musim Eredivisie 2025/2026.
Maarten Paes memutuskan hijrah ke klub raksasa Belanda tersebut setelah meninggalkan FC Dallas.
Sejauh ini, penjaga gawang Timnas Indonesia itu sudah mencatatkan empat penampilan dengan torehan dua clean sheet dan kebobolan empat gol.
Awalnya, Paes datang sebagai kiper pelapis. Namun, ia langsung mendapat kesempatan tampil setelah kiper utama, Vitezslav Jaros mengalami cedera serius.
Kesempatan tersebut mampu dimaksimalkan oleh kiper yang neneknya asal Kediri itu dengan performa yang cukup meyakinkan.
Menurut Thom Haye, bermain untuk klub sebesar Ajax bukanlah perkara mudah. Ia menilai tekanan yang ada sangat besar, terlebih klub tersebut memiliki sejarah panjang dan ekspektasi tinggi.
"Ya, menurutku memang sulit karena (bermain untuk Ajax). Seperti yang aku bilang, Ajax sedang mengalami masa-masa sulit saat ini," ucap Thom Haye di kanal The Haye Way.
"Aku berasal dari Amsterdam, jadi aku tumbuh besar bersama, aku lahir di sana dan hanya lima menit dari stadion. Di antara semua teman-temanku, semua orang mendukung Ajax," sambungnya.
Thom Haye yang memiliki kedekatan emosional dengan kota Amsterdam menilai kesempatan ini bisa menjadi momen penting bagi Paes untuk berkembang lebih jauh dalam kariernya.
Baca Juga: Timnas Bulgaria Umumkan Skuad Mengerikan untuk FIFA Series 2026
Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses adaptasi tetap menjadi tantangan tersendiri.
Apalagi, Paes juga sudah mulai mendapat sorotan dan kritik dari pengamat sepak bola setempat.
"Maarten (Paes) bergabung dengan klub itu luar biasa baginya, itu klub yang sangat besar," ujar Haye.
"Tapi juga sulit bergabung dengan tim yang sedang sedikit kesulitan. Dia datang dan langsung harus bermain juga," imbuhnya lagi.
Lebih lanjut, Haye melihat tanggung jawab besar kini berada di pundak rekannya tersebut.
Maarten Paes diharapkan bisa membantu Ajax memperbaiki posisi di klasemen dan mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.
Saat ini, Ajax masih berada di peringkat keempat klasemen sementara. Mereka dituntut untuk naik ke posisi dua besar agar bisa lolos langsung ke Liga Champions atau setidaknya finis di posisi ketiga untuk menjalani babak kualifikasi.
"Jadi ya, aku penasaran dengan performa Ajax. Kurasa mereka masih ingin finis kedua agar bisa mengamankan tempat di Liga Champions. Jadi aku sangat senang untuk Maarten (Paes)," pungkas The Professor.
Berita Terkait
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026
-
AFC Anulir Dua Kemenangan, Malaysia Tak Bisa Ikuti Jejak Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Jordi Amat Bangga! Persija Jadi Penyumbang Terbanyak ke Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Pemain Asia Milik Ajax Amsterdam Digoda Klub Italia dan Spanyol
-
Media Amerika dan Italia Ramai-ramai Bahas Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama