- Iran meluncurkan rudal jenis cluster menghantam Tel Aviv dan Holon pada Selasa (17/3), merusak stasiun kereta dan fasilitas olahraga.
- Meskipun terjadi kerusakan parah, tidak ada korban jiwa dilaporkan karena lokasi stasiun kereta sedang tidak beroperasi.
- Serangan balasan Iran ini terjadi setelah Israel mengklaim berhasil membunuh Pemimpin Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani.
Suara.com - Serangan rudal Iran kembali menghantam kota Tel Aviv, Israel, Selasa (17/3) malam WIB.
Laporan media Israel, Ynet menyebut rudal jenis cluster atau rudal terpecah menghantam sejumlah lokasi, termasuk stasiun kereta di Holon serta fasilitas olahraga di Tel Aviv.
"Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun kerusakan disebut sangat parah," tulis laporan media Israel itu.
Serangan terjadi tak lama setelah meningkatnya eskalasi perang antara Iran dan Israel.
Ledakan pertama menyebabkan kerusakan berat di stasiun kereta Holon Junction dan beberapa bus di sekitarnya.
Lalu lintas kereta di jalur Tel Aviv–Rishon LeZion sempat dihentikan sementara.
Pejabat kota menyebut rudal yang digunakan adalah rudal cluster yang pecah menjadi beberapa bagian saat jatuh.
“Kami menemukan tujuh titik jatuh di seluruh kota. Ini jelas rudal terpecah yang menyebar di area luas,” kata Komandan Polisi Kota, Gili Elhadad.
Sementara itu, Wali Kota Rishon LeZion, Raz Kinstlich, menegaskan bahwa kepatuhan warga terhadap prosedur keselamatan mencegah korban.
Baca Juga: Siapa Ali Larijani? Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran yang Diklaim Israel Telah Mereka Bunuh
“Masyarakat disiplin masuk ke ruang perlindungan. Di lokasi ini, rumah terkena langsung, tetapi ruang aman menyelamatkan penghuninya,” ujarnya.
Selain stasiun kereta, sebuah kolam renang di di taman rekreasi Tel Aviv juga terkena serpihan rudal.
Bangunan di beberapa kota lain di wilayah tengah ikut mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil.
Pihak otoritas transportasi Israel menyatakan tidak ada penumpang di stasiun saat kejadian.
“Stasiun Holon memang sedang tidak beroperasi, sehingga tidak ada korban di lokasi,” kata pernyataan resmi perusahaan kereta Israel.
Seorang warga lanjut usia, Leah Bokai (90), yang tinggal dekat lokasi ledakan, menggambarkan detik-detik saat rudal jatuh.
Berita Terkait
-
Siapa Ali Larijani? Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran yang Diklaim Israel Telah Mereka Bunuh
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas
-
Warga Israel: Netanyahu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal
-
Anggaran Jebol! Ambisi Netanyahu Lawan Iran Seret Israel ke Krisis Ekonomi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak
-
Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?
-
Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang
-
Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!