Suara.com - Klub raksasa Liga Spanyol Barcelona dikabarkan menaruh minat untuk meminjam penyerang sayap Chelsea Hakim Ziyech saat bursa transfer musim dingin mendatang.
Dikutip dari football-espana, Kamis, Barcelona ingin memperkuat skuadnya di bursa transfer Januari dan menilai langkah meminjam Hakim Ziyech adalah hal yang paling memungkinkan.
Hakim Ziyech yang bermain sebagai penyerang sayap kanan selama di Ajax akan menjadi tambahan bagus di lini depan Barcelona yang saat ini membutuhkan tambahan amunisi.
Namun, langkah selanjutnya dari Barcelona untuk memboyong Hakim Ziyech itu tergantung pada keberhasilan mereka mendapatkan ruang dalam melakukan pengeluaran serta keinginan pelatih anyar Xavi atas komposisi tim.
Diketahui Barcelona sudah menaruh perhatian kepada Hakim Ziyech sejak 2019 lalu namun pada akhirnya tidak melakukan langkah lanjutan kepada Ajax Amsterdam.
Pada akhirnya, Hakim Ziyech resmi pindah ke Chelsea pada Juli 2020 dengan biaya transfer sebesar 40 juta euro atau sekitara Rp644 miliar dengan durasi kontrak hingga Juni 2025.
Selanjutnya, Hakim Ziyech tidak bisa terlalu beradaptasi di Chelsea dan kerap dibekap cedera seperti yang terjadi pada awal musim lalu ketika pertama kali bergabung dengan The Blues.
Musim ini, Hakim Ziyech tercatat hanya memainkan 4 pertandingan di Liga Inggris dengan total raihan 182 menit bermain tanpa berhasil mencetak gol atau assist.
Di musim lalu, Ziyech bisa bermain sebanyak 39 kali di berbagai ajang dan tercatat berhasul mencetak 6 gol serta 4 assist dari 1.900 menit bermain, demikian seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Kisah Dennis Bergkamp yang Gagal Diboyong Chelsea Karena Klub Tak Punya Uang
Berita Terkait
-
Krisis Striker Barcelona, Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9
-
Sinyal Bahaya untuk Timnas Indonesia! Tim Muda Laos Jungkalkan Barcelona
-
Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak
-
Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%
-
Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen
-
Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Gus Yusuf Ajak Peserta Muktamar NU Bantu Korban Gempa NTT