Suara.com - Manchester United resmi memecat Ole Gunnar Solskjaer dari kursi manajer pada Minggu (21/11/2021). Keputusan itu diambil setelah Setan Merah menderita kekalahan memalukan 1-4 dari Watford dalam laga pekan ke-12 Liga Inggris sehari sebelumnya.
"Manchester United mengumumkan bahwa Ole Gunnar Solskjaer telah meninggalkan perannya sebagai manajer," demikian pernyataan klub.
"Ole akan senantiasa menjadi legenda di Manchester United dan dengan penuh sesal kami mesti membuat keputusan ini."
Solskjaer dipecat hanya empat bulan setelah memperpanjang kontraknya sampai 2024.
Dalam dua musim terakhir, pelatih asal Norwegia itu mengembalikan Manchester ke empat besar Liga Inggris, bahkan sekali mencapai final Liga Europa.
Musim ini mereka menambah kekuatan dengan mendatangkan superstar-superstar seperti Cristiano Ronaldo, Raphael Varane dan Jadon Sancho, tetapi malah babak belur.
Solskjaer seperti tak memiliki formula pasti agar United bermain dalam identitas yang jelas. Yang terjadi malah metode untung-untungan yang akhirnya membuat keretakan di dalam skuad.
Dan puncak keretakan itu terlihat jelas saat digasak Watford yang ironisnya tak pernah menang di kandangnya sepanjang musim ini sehingga terlihat lebih memalukan ketimbang takluk 2-4 kepada Leicester atau ambruk 0-5 di tangan Liverpool atau terkapar 0-2 dihantam oleh tetangga sekota, Manchester City.
Total, United sudah lima kali kalah dalam 12 pertandingan liga pertamanya, termasuk Aston Villa yang menjadi tim pertama yang mengalahkan MU dalam pertandingan liga musim ini.
Baca Juga: Manchester City Gerus Everton 3-0, Kembali ke Posisi Kedua Klasemen
Musim lalu, ketika Liga Inggris dipertandingkan dalam stadion-stadion kosong karena diharuskan protokol kesehatan COVID-19, United tampil bagus namun dicemooh oleh sejumlah kalangan termasuk pelatih Liverpool Juergen Klopp dan Jose Mourinho yang kini melatih AS Roma, karena ditolong wasit dan faktor kebetulan semata.
Klopp dan Mourinho ada benarnya karena ketika sekalipun sudah diperkuat salah satu superstar sepak bola dunia Cristiano Ronaldo, United musim ini malah terpuruk.
Ada pula yang beranggapan sukses Solskjaer dua musim lalu lebih karena faktor individu pemain, bukan karena teamwork.
"Solskjaer sudah sering sekali diselamatkan oleh individu pemain yang membuat Manchester United bisa bangkit kembali," kata Louis Saha, mantan striker Man United, kepada BBC Radio seperti dikutip Reuters.
Sayangnya Solskjaer tak bisa terus mengandalkan dukungan individu pemain, sambung Saha.
Karena menggantungkan kepada individu pemain pula membuat Solskjaer menjadi terlihat pilih kasih sehingga dituding melakukan favoritisme oleh sejumlah pemainnya yang juga menganggap Solskjaer tak punya visi.
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Inggris Terkini: Tottenham Salip Manchester United
-
Hasil Bola Tadi Malam: Inter Beri Napoli Kekalahan Perdana, Tottenham Tekuk Leeds
-
Tottenham vs Leeds: Kemenangan Perdana The Lilywhites di Era Conte
-
Hasil Lengkap Liga Inggris: Manchester United, Arsenal, Everton Kompak Babak-belur
-
Dilibas Tim Promosi, Manchester United Pecat Solskjaer
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim