Suara.com - Barcelona berada di ujung tanduk dan terancam gagal lolos ke fase knock-out Liga Champions menyusul hasil imbang 0-0 dengan Benfica dalam matchday kelima Grup E, Rabu (24/11/2021) dini hari WIB.
Dalam pertandingan di Camp Nou itu, tim asuhan Xavi Hernandez sejatinya tampil sangat dominan dengan 61 persen penguasaan bola.
Meski demikian, Barcelona yang hingga kini baru mencetak dua gol dalam lima laga Liga Champions, tak mampu tampil klinis.
Sebanyak 13 peluang yang tiga diantaranya tepat sasaran pada akhirnya tak mampu dikonversi menjadi gol yang sangat mereka butuhkan.
Di sisi lain, Barcelona justru nyaris kalah di laga ini saat Haris Seferovic melakukan aksi solo yang diakhiri dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti saat kiper Marc-Andre ter Stegen sudah berada di luar jangkauan.
Namun, tembakan Haris Seferovic pada akhirnya gagal menemui sasaran karena cuma melebar tipis dari tiang kiri gawang pada menit 90+4.
Hasil ini membuat Barcelona masih tertahan di peringkat kedua klasemen dengan raihan tujuh poin dari lima pertandingan. Sementara Benfica berada di bawahnya dengan selisih dua poin.
Kondisi ini merugikan untuk Barcelona karena harus menghadapi pemuncak klasemen yang sudah memastikan lolos ke 16 besar sejak awal bulan lalu, Bayern Munich.
Pada pertemuan pertama di Camp Nou, Barcelona sudah merasakan keperkasaan Bayern di mana mereka yang saat itu masih dilatih Ronald Koeman, keok tiga gol tanpa balas.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Jelang Laga Chelsea vs Juventus di Liga Champions
Bayern sendiri semakin menunjukan dominasinya di Grup E dengan menekuk Dynamo Kiev 2-1 pada matchday kelima, sehingga kini duduk di puncak klasemen dengan koleksi 15 poin alias sapu bersih kemenangan dalam lima laga terakhir.
Di sisi lain, Benfica 'hanya' harus menghadapi tim penghuni dasar klasemen yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang ini, yakni Dynamo Kiev. Melihat kualitas lawan, jalan tim asal Portugal ini untuk meraih kemenangan seharusnya lebih mudah.
Barcelona akan bertandang ke markas Bayern Munich dalam matchday terakhir pada 9 Desember mendatang, sementara Benfica menjamu Kiev di tanggal yang sama.
Susunan Pemain:
Barcelona (3-4-2-1): Marc-Andre ter Stegen; Ronald Araujo (Eric Garcia 86'), Gerard Pique, Clement Lenglet (Dest 86'), Jordi Alba; Nicolas Gonzalez, Sergio Busquets, Frenkie de Jong; Yusuf Demir (Dembele 66'), Memphis Depay, Gavi
Benfica (3-4-2-1): Odisseas Vlachodimos; Andre Almeida, Nicolas Otamendi, Jan Vertonghen; Gilberto, Julian Weigl, Joao Mario (Taarabt 59'), Alejandro Grimaldo (Seferovic 81'); Rafa (Lazaro 70'), Roman Yaremchuk (Nunez).
Berita Terkait
-
Chelsea vs Juventus: The Blues Permalukan Bianconeri 4-0
-
Dynamo Kiev vs Bayern Munich: Die Roten Jaga Rekor 100 Persen Kemenangan
-
Villarreal vs MU: Menang 2-0, Setan Merah ke 16 Besar
-
Sergio Ramos Masuk Skuat PSG untuk Hadapi Man City di Liga Champions
-
Michael Carrick Akui Villarreal akan Jadi Lawan Sulit untuk Man United
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo