Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Fachrudin Aryanto mengaku timnya jauh lebih siap melawan Myanmar ketimbang uji coba sebelumnya menghadapi Afghanistan. Target kemenangan pun diincar oleh skuad Garuda.
Adapun uji coba melawan Myanmar bakal berlangsung di Emirhan Sports Complex, Antalya, Turki, Kamis (25/11/2021) malam WIB. Jelang laga tersebut tim Merah Putih sudah melakukan persiapan matang.
Bermodal kekalahan 0-1 dari Afghanistan dalam uji coba sebelumnya, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong melakukan cukup banyak pembenahan. Kini, Indonesia jauh lebih siap.
"Kemarin kita setelah melawan Afghanistan, kita sudah adaptasi cuaca di sini dan latihan bagus juga. Terus kita ada kondisi fisik kemarin, ada peningkatan fisik, mudah-mudahan itu (peningkatan fisik pemain) bisa keluar di pertandingan besok lawan Myanmar," kata Fachrudin dalam rilis PSSI yang diterima Suara.com, Rabu (24/11/2021).
"Kita sudah siap, mulai dari kemarin hingga hari ini, kemarin sebelumnya kita ada peningkatan fisik. Terus dua hari terakhir ini kita ada taktikal. Mudah-mudahan apa yang diinginkan sama coach Shin bisa keluar di pertandingan besok," terangnya.
Pada pertandingan sebelumnya melawan Afghanistan, passing dan komunikasi masih menjadi pekerjaan rumah skuad Garuda. Selain sudah diberikan menu latihan khusus, para pemain juga selalu diingatkan untuk passing dengan benar dan terus berkomunikasi di atas lapangan.
"Pelatih sudah mempersiapkan kemarin, banyak kita latihan passing maupun apa yang ditekankan oleh coach Shin Tae-yong. Selalu passing sama komunikasi. Mudah-mudahan pertandingan lawan Myanmar sudah berkurang banyak (permasalahannya),” tambah pemain Madura United tersebut.
Pada pertandingan besok, Fachrudin tentunya menargetkan kemenangan. Pertandingan ini akan menjadi modal pemain untuk piala AFF 2020 di Singapura pada 5 Desember 2021 - 1 Januari 2022
"Yang pasti (target) menang ya,” pungkasnya.
Baca Juga: Buta Kekuatan Alanyaspor, Timnas Indonesia U-18 Diminta Main Maksimal
Berita Terkait
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
Shin Tae-yong Tak Mau Persija Loyo di Super League, Fisik Pemain Digenjot Habis-habisan
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Deretan Kemenangan Epik Timnas Indonesia di Momen Perayaan HUT RI 17 Agustus
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial