Suara.com - Pelatih Persita Tangerang Widodo C Putro mengakui gol cepat dari Persebaya Surabaya pada pekan ke-13 BRI Liga 1 membuat anak asuhnya tertekan dan kalah 0-4 ketika kedua tim bertemu, Rabu (24/11/2021).
"Di menit kelima kita kemasukan, mungkin dari situ terlalu cepat gol itu dan kita terus tertekan tapi mungkin masih ada hal yang perlu kita perbaiki," ujar Widodo C. Putro pada sesi konferensi pers virtual usai pertandingan.
Mantan pemain tim nasional Indonesia itu mengatakan, gol cepat dari Persebaya Surabaya membuat celah di lini pertahan Persita terbuka karena keinginan untuk mengejar ketertinggalan.
Menurutnya hal itu, akan dijadikan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya karena mereka harus tetap fokus pada awal pertandingan dan mengantisipasi serangan dari lawan.
"Saya kira di menit-menit awal itu ya, di menit kelima kita sudah kemasukan. Di situ akhirnya terbuka, sistem pertahanan kita terbuka. Karena pemain ingin cepat membalas dan akhirnya kita kebobolan," ungkap Widodo seperti dimuat Antara.
"Itu yang akan menjadikan evaluasi kita, bagaimana kita di menit-menit awal tetap harus fokus, mengantisipasi beberapa serangan dari lawan," sambungnya.
Menurut Widodo, liga masih panjang dan kesalahan yang Persita lakukan di laga melawan Persebaya harus diperbaiki agar bisa menjaga posisi di klasemen Liga 1.
"Karena sepak bola ini tidak hanya stop di sini, karena ke depan masih ada match berikutnya, match berikutnya, kita harus bangkit kalau kita memang mau berada di zona papan tengah menuju ke atas," terang Widodo.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor 0-4 ketika kedua tim bertemu pada pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.
Baca Juga: Persebaya Habisi Persita, Aji Santoso: Gol Cepat Taisei Dongkrak Percaya Diri Pemain
Dengan kekalahan itu Persita Tangerang masih tertahan di posisi ke-8 klasemen sementara Liga 1 2021/2022 dengan raihan 19 poin dari 13 pertandingan yang sudah dijalani.
Berita Terkait
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Persija vs Persebaya, Duo Macan Kemayoran Masih Percaya Bisa Juara
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?