Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:41 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, dalam konferensi pers usai laga melawan Bahayangkara. (Dok. Persebaya)
Baca 10 detik
  • Persebaya Surabaya berupaya mengamankan posisi empat besar Super League dengan menargetkan kemenangan melawan Semen Padang pada Jumat (15/5/2026).
  • Pelatih Bernardo Tavares meminta skuad Persebaya tetap fokus menghadapi Semen Padang meskipun lawan sudah dipastikan terdegradasi dari liga.
  • Kemenangan di Stadion H. Agus Salim menjadi motivasi tambahan karena Persebaya berpeluang mencatatkan sejarah kemenangan pertama di sana.

Suara.com - Persebaya Surabaya terus menjaga peluang finis di empat besar Super League 2025/2026. Tambahan tiga poin saat menghadapi Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Jumat (15/5/2026) sore dapat membuka peluang Bajul Ijo naik ke papan atas klasemen.

Namun di tengah peluang tersebut, pelatih Bernardo Tavares justru meminta para pemain tetap fokus dan tidak meremehkan lawan yang sudah dipastikan terdegradasi.

“Ya, tetapi agar kemungkinan itu bisa terjadi, kami harus melakukan tugas kami, dan tugas kami adalah mencoba untuk menang,” ujar mantan pelatih PSM Makassar itu, dilansir dari ILeague.

“Dan saya ulangi lagi apa yang saya katakan sebelumnya, ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah karena saya percaya tim lawan.”

“Saya menganalisis dua pertandingan terakhir mereka di kandang, lawan mereka selalu mencetak gol sangat cepat. Dan saya percaya pemain-pemain Semen Padang ingin menunjukkan bahwa mereka punya kualitas dan tentu mereka memiliki motivasi tinggi,” imbuhnya.

Bernardo Tavares saat mempersiapkan sesi latihan Persebaya Suarabaya. (Dok. Persebaya)

Selain itu, Bernardo Tavares mengingatkan Persebaya memiliki peluang menciptakan sejarah baru apabila mampu menang di Padang, sesuatu yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.

“Saya berharap para pemain tidak berpikir di lapangan bahwa ini akan menjadi pertandingan mudah. Jika kami menang, kami membuat sejarah karena Persebaya belum pernah menang di sini. Jadi saya pikir itu bisa menjadi motivasi tambahan bagi mereka,” tutur pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Menurutnya, kesalahan terbesar akan terjadi ketika pemain mulai menganggap pertandingan melawan Semen Padang mudah hanya karena melihat posisi lawan di klasemen.

“Tetapi jika mereka melihat klasemen dan berpikir Semen Padang sudah ke Championship lalu menganggap pertandingan akan mudah, maka kami sudah mulai berpikir dengan cara yang salah. Karena ketika kita merasa pertandingan akan mudah, fokus akan hilang,” pungkas Bernardo Tavares.

Baca Juga: Dipastikan Degradasi, Semen Padang Janji Tetap Profesional saat Hadapi Persebaya Surabaya

Load More