Suara.com - Pemain sayap Borneo FC Muhammad Sihran Amrullah menjadikan hukuman kartu merah yang didapatnya kala bersua dengan Persija Jakarta sebagai pembelajaran berharga.
Pada laga yang berlangsung Senin (29/11/2021) lalu dengan kemenangan Borneo FC 2-1, M Sihran mendapatkan kartu merah dan harus diusir wasit karena terpancing emosinya.
"Tensi pertandingan memang cukup tinggi. Yang pasti kartu merah yang saya terima akan jadi pelajaran bagi saya," kata Sihran, dikutip Antara dari laman resmi klub, Jumat (3/12/2021).
Imbas dari kartu merah yang didapatnya membuat Sihran dipastikan hanya bisa menjadi penonton pada laga melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Minggu (5/12/2021) mendatang.
Menurut Sihran, hal terpenting lainnya bagi tim sekarang adalah mempertahankan motivasi serta momentum di setiap pertandingan.
Sebab, kata pemain kelahiran Ternate, 8 Maret 1999 itu, perjalanan kompetisi saat ini masih sangat panjang.
Artinya, Pesut Etam disebutnya masih bisa merangkak naik ke papan atas, namun bisa juga melorot ke papan bawah jika tak konsisten dalam bermain.
"Kami boleh senang dan boleh bahagia. Tapi kami harus ingat karena perjalanan masih panjang dan harus tetap konsisten meraih poin," ujarnya.
Namun, Sihran yakin jika seluruh rekan-rekannya bisa tampil seperti di 4 pertandingan terakhir maka posisi tim akan terus menapak ke papan atas klasemen.
Baca Juga: Persita Ditaklukkan Persik, Widodo C Putro: Dengan 10 Pemain, Kami Tetap Berusaha
"Target kami di seri ketiga harus tercapai, yakni meraih poin di setiap pertandingan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
-
Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara
-
Borneo FC Buktikan Mental Juara Usai Tumbangkan Persik Kediri
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati