Suara.com - Sekjen PSSI Yunus Nusi menyampaikan bahwa pihaknya akan mediasi permasalahan pesepakbola asal Brasil, Alex Goncalves dengan mantan timnya Tira Persikabo.
Dalam hal ini, PSSI dan Tira Persikabo menghormati keputusan Dispute Resolution Chamber (DRC) alias badan penyelesaian sengketa FIFA terkait kasus Alex.
Namun, PSSI juga meminta agar FIFA, FIFPro, pemerintah Brasil, dan Asosiasi Pesepakbola Profesional (APPI) menghormati hukum positif yang berada di negara berdaulat Republik Indonesia.
Seperti diketahui, Tira Persikabo melaporkan Alex ke Kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik atau fitnah melalui media elektronik sebagaimana dimaksud dalam pasal 310 KUHP dan pasal 311 KUHP dan atau pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan korban Bimo Del Piero Wirjasoekarta selaku presiden klub.
"Saya mengerti dan memahami persoalan ini. Alangkah indahnya jika semua duduk sama-sama untuk menyelesaikan masalah ini," kata Yunus Nusi dalam rilis PSSI.
"PSSI segera mengundang pihak-pihak terkait dalam forum mediasi agar jangan sampai ini kemudian menjadi false information dan nama PSSI serta Indonesia menjadi jelek di mata FIFA dan dunia," terangnya.
Adapun kasus ini berawal dari permasalahan hukum antara Alex dan Tira Persikabo yang bermula dari pemotongan gaji sebesar 75% yang dilakukan oleh klub di saat awal pandemi pada 2020.
Keputusan Tira Persikabo tersebut sebenarnya sesuai dengan surat edaran PSSI terkait penyesuaikan gaji di masa pandemi Covid-19, agar klub dapat survive di saat pandemi dan pemain masih tetap mendapatkan pemasukan yang wajar untuk menjaga kelangsungan hidup pribadi dan keluarganya.
Pihak klub menegaskan Alex sudah menerima uang muka dan juga gaji dua bulan pertama sebanyak 100%. Bahkan, September 2020, mantan pemain Persela itu disebut telah memenuhi permintaan Alex untuk pembayaran gaji 40%.
Baca Juga: Kasus Dengan Persikabo Jadi Sorotan Presiden Brasil, Alex Bakal Tinggalkan Indonesia?
Namun, Alex mengklaim tidak diberitahu dan tak menyetujui kebijakan klub tersebut. Bagi Alex, langkah manajemen itu dilakukan secara sepihak.
Ia pun lewat akun Instagram pribadinya protes keras dan mencurahkan perasaan hatinya. Alex juga mengajukan gugatan yang sudah dimenangi olehnya ke DRC FIFA pada 15 November 2021.
Permasalahan gaji ini kemudian berimbas dengan EPO (Exit Permit Only) atas Alex dan mengakibatkan yang bersangkutan tidak dapat mengurus visa kerja dan belum bisa bermain untuk Persita Tangerang.
Kasus ini kemudian bergulir kencang karena menyeret pemerintah Brasil. Bahkan bersama APPI, kedutaan besar Brasil mengirim kuasa hukum untuk memberikan pendampingan dan bantuan atas permasalahan yang sedang dihadapi oleh Alex.
"Insya Allah persoalan ini akan selesai. Kalau ada niat baik dari semua pihak untuk mendiskusikan masalah ini dan mencari solusi jalan tengah terbaiknya, saya yakin itu," pungkas Yunus Nusi.
Berita Terkait
-
Performa Makin Oke, Bekal Bagus Timnas Indonesia Menghadapi Vietnam
-
Tira Persikabo Hormati Proses Hukum Terkait Alex Goncalves
-
Ayah Kushedya Hari Yudo Meninggal, Ketum PSSI: Tabah ya Nak, Sabar, Negara Membutuhkanmu
-
Kabar Duka Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Laos, Ayah Kushedya Hari Yudo Meninggal Dunia
-
Profil Jair Bolsonaro, Presiden Brasil yang Bela Alex dos Santos Goncalves
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027