Suara.com - Jelang duel timnas Indonesia vs Malaysia di laga terakhir Grup B Piala AFF 2020, psywar diberikan oleh kedua kubu. Dari Malaysia, bek Dominic Tan coba memancing amarah Skuad Garuda.
Matchday terakhir Grup B akan menjadi laga hidup mati bagi timnas Indonesia dan Malaysia untuk memperebutkan satu tiket ke babak semifinal Piala AFF 2020.
Perebutan satu tiket ini berdasarkan fakta bahwa di laga lainnya, Vietnam diyakini akan mendapat satu tiket dengan mengalahkan Kamboja yang sudah dipastikan tersingkir.
Dengan fakta ini, Indonesia dan Malaysia mau tak mau harus saling tikam. Beruntung bagi skuad Garuda, hasil seri atas Harimau Malaya sudah cukup untuk membawa kaki anak asuh Shin Tae-yong ke semifinal.
Sedangkan bagi Malaysia, kemenangan menjadi harga mati jika tak ingin mimpinya lolos ke babak semifinal Piala AFF 2020 terkubur begitu saja.
Jelang duel klasik ini, penggawa Malaysia, Dominic Tan, sesumbar timnya bisa mengalahkan Indonesia dan merebut tiket ke semifinal.
Ia mengaku ingin membayar kesalahannya di laga melawan Vietnam saat bersua Indonesia, yakni dengan meraih kemenangan atas skuad Garuda.
Dominic Tan juga yakin nantinya ia bisa memberikan permainan yang terbaik melawan Indonesia dan membawa tiga poin agar Malaysia lolos ke babak semifinal.
Lantas, siapakah sosok Dominic Tan itu?
Baca Juga: Lawan Malaysia, Alfeandra Dewangga Minta Timnas Indonesia Kerja Keras dan Fokus
Dominic Tan: Bek Muda Kenyang Pengalaman
Dominic Tan merupakan bek muda kelahiran 12 Maret 1997. Ia lahir dan tumbuh di Singapura sebelum memutuskan pindah ke Johor, Malaysia.
Karier sepak bola pemain berusia 24 tahun ini telah dimulai di Singapura, di mana ia masuk ke National Football Academy (NFA) yang tak lain sebuah akademi pencetak pesepak bola andal di negeri Singa.
Setelah memutuskan pindah ke Johor, Dominic Tan pun mulai mengawali sepak bolanya di Negeri Jiran dengan membela Harimau Muda C atau dulunya Timnas Malaysia U-19 yang bermain di FAM League.
Pasca membela Harimau Muda C, Dominic Tan dipinang oleh tim papan atas Malaysia, Johor Darul Ta’zim II yang berkutat di kasta kedua Liga Malaysia di mana ia bergabung pada 2016 hingga 2019.
Dalam periode tersebut, Dominic Tan berhasil menembus tim utama Johor Darul Ta'zim (JDT) yang bermain di kasta teratas Liga Malaysia.
Karier Dominic Tan pun tak hanya berkutat di Malaysia saja. Pada 2018 JDT pernah meminjamkannya ke klub Portugal, Vilaverdense selama 6 bulan.
Setelahnya, Dominic Tan dipulangkan dan dipinjamkan lagi ke klub Thailand, Police Tero FC, dan dipermanenkan klub tersebut pada akhir tahun 2019.
Bersama Police Tero FC, Dominic Tan tampil reguler sebanyak 21 kali di musim 2020-2021 dan 2021-2022 di kasta teratas Liga Thailand.
Pada akhir tahun 2021 ini, Police Tero FC melepasnya secara permanen dan Dominic Tan memutuskan pulang kampung ke Malaysia dengan membela Sabah FC.
Di level tim nasional, Dominic Tan sendiri telah tampil sebanyak 4 kali sejak 2019 di mana ia melakukan debutnya pada usia 22 tahun.
Ia diturunkan Tan Cheng Hoe selaku pelatih Malaysia di dua laga persahabatan yakni kala melawan Nepal dan Sri Lanka dan diturunkan sebanyak dua kali di Piala AFF kala melawan Laos dan Vietnam.
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Tag
Berita Terkait
-
3 Kelemahan Malaysia yang Bisa Dimanfaatkan Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Berikut 4 Kelebihan Timnas Indonesia Lawan Malaysia di Piala AFF 2020
-
Media Korea Puji Timnas Indonesia, Sebut Menang Strategi atas Vietnam
-
Sukses Imbangi Vietnam, Ruang Ganti Timnas Indonesia Diliputi Ketegangan
-
Lawan Malaysia, Alfeandra Dewangga Minta Timnas Indonesia Kerja Keras dan Fokus
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Nasib Eks Real Madrid: Ayah 8 Anak dengan 5 Wanita Berbeda, Terkena Stroke Kini Jadi Satpam
-
Tanpa Naturalisasi, John Herdman Bisa Pertajam Lini Depan Timnas Indonesia dengan Juara Liga Belanda
-
Siapa Kiper Utama FIFA Series 2026? Emil Audero Cetak Rekor Clean Sheet, Maarten Paes Masih Menepi
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Eks Asisten Pelatih Timnas Brasil Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Dominik Szoboszlai Bikin Panik Liverpool Usai Sebut Real Madrid Klub Impian Masa Kecil
-
Shayne Pattynama Kalah Saing dengan Wonderkid Persija, Asisten Pelatih Singgung Adaptasi
-
Aksi Heroik Bintang Timnas Indonesia di Eropa, Jay Idzes Menang dan Emil Audero Tak Terkalahkan
-
Tembok Kokoh Garuda: Emil Audero Lakukan 6 Penyelamatan Krusial Lawan Genoa
-
3 Fakta Lucas Lee, Pemain Keturunan Calon Penerus Maarten Paes di MLS
-
Thom Haye Absen di FIFA Series, Jordi Amat Bisa Jadi Jawaban untuk Lini Tengah John Herdman