Suara.com - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku terlalu sulit mempersiapkan diri menghadapi pertandingan Liga Inggris esok Minggu di kandang Tottenham Hotspur akibat masih tidak pastinya masalah seputar COVID-19 dalam skuadnya.
Liverpool yang melewati hadangan Newcastle United pada Kamis, menghadapi tim Spurs yang tidak bermain selama hampir dua pekan setelah pertandingan liga mereka melawan Brighton & Hove Albion dan Leicester City ditunda gara-gara kasus positif COVID-19.
"Saya tidak tahu apa yang diharapkan dari mereka ... kami akan mengadakan pertemuan analis bersama rekaman lama. Kami tidak memiliki informasi. Bagi mereka itu juga sulit. Siapa yang tak ingin bermain selama dua pekan dan kemudian harus kembali bertanding" kata Klopp seperti dikutip Antara dari Reuters, Sabtu.
"Transparansi lebih luas akan sangat membantu ...di Manchester United, saya mendengar sejumlah pemain (terjangkit COVID-19). Apakah perlu mengetahui siapa atau berapa banyak? Tidak tahu soal ini agak aneh."
Bek tengah Virgil van Dijk ditambah gelandang Fabinho dan Curtis Jones absen saat menang 3-1 atas Newcastle setelah kembali diduga positif terpapar COVID, tetapi Klopp mengatakan mereka masih menunggu konfirmasi mengenai status ketiga pemainnya.
"Belum, itu belum dikonfirmasi. Ini proses yang sedang berlangsung, izinkan saya mengatakannya seperti ini, tapi mereka tak ada di sana. Di luar itu mereka baik-baik saja. Saat ini, tak ada orang lain yang positif tetapi masih terlalu dini dan para pemain datang agak lebih lambat, jadi kita lihat saja nanti."
Pelatih asal Jerman itu menegaskan kembali bahwa dia tidak menentang penangguhan pertandingan karena krisis COVID yang terus membesar. Namun dia menegaskan ingin melihat sedikit manfaat dari langkah seperti itu mengingat adanya jadwal pertandingan yang padat.
"Cuma saya tidak melihat manfaat 100 persen dari menghentikan laga dibandingkan dengan melanjutkannya. Menghentikannya berarti kita menghentikannya selama satu, dua pekan. Itu artinya lima, enam pertandingan? Kapan mainnya."
Liverpool berada pada urutan kedua bersama 40 poin yang dikumpulkannya dari 17 pertandingan. The Reds berada 15 poin di atas Spurs yang menempati urutan ketujuh tapi menyimpan tiga pertandingan lebih banyak.
Baca Juga: Ralph Hasenhuttl: Terlalu Banyak Pemain di Liga Inggris yang Tidak Divaksin
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Pergi dengan Senyum, Asisten Ungkap Kisah di Balik Pemecatan Manchester United
-
Prediksi Skor Manchester City vs Brighton: The Citizens Incar Poin Penuh
-
Prediksi Skor dan Jadwal Liga Inggris, Arsenal vs Liverpool: Ujian Berat The Gunners
-
Prediksi Skor Crystal Palace vs Aston Villa: Misi Pangkas Poin dengan Arsenal
-
Prediksi Skor Burnley vs Manchester United: Darren Fletcher Bidik Kemenangan Perdana
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Masa Depan Suram Elkan Baggott di Ipswich Town Jadi Sorotan Media Inggris
-
Trik Khusus John Herdman Lahirkan Bintang Dunia seperti Jonathan David
-
Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Bruno Paraiba dan Jefferson Silva Perkuat Lini Serang
-
Nasib Apes Marc Ter Stegen Jelang Piala Super Spanyol, Angkat Koper Pulang Lebih Awal
-
Ruben Amorim Pergi dengan Senyum, Asisten Ungkap Kisah di Balik Pemecatan Manchester United
-
Striker Juventus: John Herdman Pelatih yang Bisa Mengubah Batu Jadi Berlian
-
Bersinar di Barcelona, Joan Garcia Bicara Realistis soal Jadi Kiper Nomor 1 Spanyol
-
Prediksi Skor Manchester City vs Brighton: The Citizens Incar Poin Penuh
-
Persib Bandung vs Persija, Suporter Tamu Dilarang Hadir di Stadion GBLA
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi