Suara.com - Kepala Eksekutif Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA) Maheta Molango memaklumi sejumlah pemain masih merasa khawatir untuk divaksin COVID-19, akan tetapi asosiasi akan berupaya membantu mereka membuat pilihan yang tepat.
Liga Sepak Bola Inggris mengatakan pada pekan lalu bahwa 25 persen pemainnya dari 72 klub belum berniat untuk divaksinasi, bahkan pada saat wabah memaksa pertandingan harus ditunda untuk seluruh divisi.
Liga Premier Inggris, yang juga mengalami penundaan pertandingan akibat virus, mengatakan 92 persen pemain dan staf klub telah menerima satu, dua atau tiga dosis, dengan 84 persen pemain masih dalam proses untuk vaksinasi."
Operator liga papan atas Inggris itu menyebutkan pada Senin (20/12/2021) ada rekor 90 kasus baru COVID-19 di antara para pemain dan staf dalam kurun waktu seminggu terakhir.
Menteri Olahraga Nigel Huddleston mendesak para pemain sepak bola untuk mendapatkan vaksin COVID-19 karena itu merupakan tanggung jawab sosial mereka.
Molango mengatakan kepada BBC bahwa PFA mendukung vaksinasi.
"Kita harus berhati-hati dengan penilaian situasi yang terlalu sederhana," kata Molango.
"Kami mencoba membantu para pemain membuat pilihan yang tepat berdasarkan sains. Mereka perlu mendengarkan para ahli tetapi pada saat yang sama, kami juga harus mengakui bahwa orang-orang tertentu mungkin masih memiliki kekhawatiran."
Sepuluh pertandingan Liga Premier Inggris terpaksa ditunda bulan ini karena COVID-19. Namun klub peserta sepakat kompetisi dilanjutkan. [Antara]
Baca Juga: Tahan Imbang Timnas Indonesia, Ini 3 Pemain Singapura yang Repotkan Pertahanan Garuda
Berita Terkait
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
-
Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus
-
Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?