Suara.com - Manajer Manchester City Pep Guardiola meminta anak asuhnya untuk tetap mewaspadai Leicester City ketika kedua tim bertemu pada Boxing Day, meski saat ini berjarak 22 poin dalam klasemen sementara Liga Inggris.
Dikutip dari situs resmi klub, Jumat, Guardiola mengatakan Leicester City adalah tim yang sama dengan sebelumnya dan mereka memiliki manajer berkualitas tinggi dan pemain hebat di setiap lini.
"Leicester tetaplah Leicester. Mereka memiliki manajer kualitas top dengan pemain yang luar bisa di semua lini," kata Guardiola.
Leicester City saat ini tengah berada di peringkat ke-9 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 22 poin dari 16 pertandingan yang sudah dijalani dan kerap kesulitan menemukan konsistensi dalam permainan mereka.
Guardiola menilai sebuah tim kehilangan konsistensi dalam kompetisi satu musim merupakan hal yang wajar terjadi dan ia menilai Leicester City sudah melakukan banyak pekerjaan dengan baik.
Salah satu aspek yang Leicester City lakukan dengan baik menurut Guardiola adalah mendatangkan pemain yang memiliki nilai kepada klub dimulai dari nama Kasper Schmeichel hingga Jamie Vardy.
“Musim memiliki periode tinggi dan rendah. Klub bekerja dengan baik dalam banyak hal." ungkap Guardiola.
"Pengerahan. Tetapi terkadang apa pun bisa terjadi, tetapi mereka memiliki nilai yang sama dengan yang saya berikan kepada mereka. Mereka luar biasa dari Kasper Schmeichel hingga Jamie Vardy,” sambungnya.
Manchester City akan menghadapi Leicester City pada pekan ke-19 Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Minggu (26/12) pukul 22.00 WIB. Saat ini The Citizen berusaha untuk mengamankan posisi pertama di klasemen dengan mengumpulkan 44 poin dari 18 pertandingan.
Baca Juga: Dua Pekan Tak Jalani Pertandingan, Ralf Rangnick Ungkap Kondisi Skuat Manchester United
Berita Terkait
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Sisi Lain Ayyoub Bouaddi Si Jenius Matematika yang Ditebus Rp1,9 T Manchester City
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
7 Fakta Menarik Transfer Rodri ke Barcelona: Dari Reuni Juara Dunia hingga Ganti Nama Jersey
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata