Suara.com - Wasit Al Adba Saoud Ali dinilai telah mengeluarkan keputusan kontroversial seusai memimpin laga Timnas Vietnam vs Thailand di pertemua pertama semifinal Piala AFF 2020.
Al Adba Saoud Ali menjadi sasaran warganet pendukung timnas Vietnam hingga akun media sosialnya diretas.
Wasit asal Qatar tersebut dianggap merugikan Vietnam karena tidak memberikan pelanggarakan saat Theerathon Bunmathan menyikut Nguyen Quang Hai.
Kiper Thailand yang memegang bola dengan sengaja di luar kotak penalti dan melakukan pelanggaran juga hanya diberikan kartu kuning saja.
Tim berjuluk Gajah Perang ini juga mendapatkan hadiah penalti ketika salah satu pemainnya dilanggar oleh bek Vietnam. Pelanggaran itu dinilai tak layak untuk mendapatkan penalti.
Puncaknya wasit tidak memberikan penalti kepada anak asuh Park Hang-seo, meski Weerathep Pomphan handball di kotak penalti Thailand.
Setelah insiden kontroversial itu, Al Adba Saoud Ali mendapatkan getahnya karena akun media sosial Facebook miliknya diretas.
Setelah itu, dia pun memohon kepada netizen agar akunnya tidak dihack kembali. Dia juga mengakui kesalahan yang dibuatnya.
"Saya membuat kesalahan dalam laga Vietnam dan Thailand. Saya harap fans melupakannya. Tolong jangan retas akun facebook saya lagi," tulisnya.
Baca Juga: Pelatih Timnas Indonesia Tak Mau Leg Kedua Semifinal Piala AFF 2020 Berakhir Adu Penalti
Meski begitu, tidak diketahui secara pasti apakah akun tersebut memang milik sang wasit atau bukan. Pasalnya, akun tersebut belum terverifikasi.
Apalagi setelah kontroversi yang dilakukan oleh Al Adba Saoud Ali, banyak akun bernama dirinya muncul di Facebook.
Adapun pertandingan leg kedua antara Vietnam melawan Thailand yang menjadi penentuan ke final Piala AFF 2020 bakal digelar pada Minggu (26/12/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard