Suara.com - Manchester United (MU) mulai beradaptasi dengan gaya bermain agresif dan energik manajer sementara Ralf Rangnick, kata gelandang Nemanja Matic, kendati ada gangguan pada jadwal mereka yang disebabkan oleh wabah COVID-19 di klub.
Manchester United tak terkalahkan dalam tiga pertandingan pada semua kompetisi di bawah Rangnick sejak ia tiba di Old Trafford, namun mempunyai dua pertandingan Liga Premier yang ditunda dan terakhir dimainkan pada 11 Desember.
Pelatih asal Jerman berusia 63 tahun itu adalah pendukung gegenpressing - gaya sepak bola di mana tim menekan tinggi dan menggunakan counter-pressing untuk merebut bola kembali sesegera mungkin, daripada mundur untuk berkumpul kembali.
"Kami mengerti idenya dan apa yang ia inginkan untuk dimainkan. Secara perlahan, kami akan berada di tempat yang dia inginkan. Ini sedikit dari segalanya, tidak hanya menekan... Anda harus siap secara fisik dan bermain bagus secara taktik," kata Matic seperti dikutip Reuters.
"Setiap manajer (yang) datang ke klub baru membutuhkan periode untuk beradaptasi. Kami akan membutuhkan waktu tapi kami mempunyai cukup bakat dalam skuad untuk mengerti dengan cepat dan bermain seperti yang dia inginkan dari kami," sambung jangkar kawakan asal Serbia itu.
"Kami sudah beradaptasi dengan dia. Kami sudah paham dengan filosofinya saya kira. Ini awalnya, namun kami semua positif dan kami akan lihat di masa depan."
Manchester United akan bertandang ke Newcastle United dalam laga pamungkas Boxing Day di pekan ke-19 Liga Inggris pada Selasa (28/12/2021) dini hari WIB, sebelum menjadi tuan rumah bagi Burnley pada 31 Desember 2021 dan Wolves pada 4 Januari 2021.
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan