Suara.com - Pelatih Dewa United, Kas Hartadi menginginkan anak-anak asuhnya tampil dengan semangat juang tinggi alias trengginas saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada laga perebutan juara ketiga Liga 2 2021 di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (30/12/2021).
"Saya ingin pemain tetap seperti laga semifinal, tampil dengan semangat juang yang sangat tinggi, dan kebugaran tim yang saya utamakan," kata Kas Hartadi dikutip dari Antara, Selasa (28/12/2021).
Menurutnya, Dewa United masih memiliki waktu dua hari untuk pemulihan dan dirinya memastikan akan ada evaluasi setelah anak asuhnya dikalahkan Persis Solo 1-2 pada semifinal Liga 2 di tempat yang sama, Senin (27/12).
Mantan pelatih Sriwijaya FC ini mengaku akan melihat bagaimana kondisi pemain setelah bertanding melawan Persis Solo karena dipastikan kondisi anak asuhnya mengalami kelelahan.
"Kami masih ada waktu dua hari untuk recovery. Pasti ada evaluasi dan kami akan lihat kondisi terakhir pemain. Mereka bermain luar biasa selama 90 menit," tutur Kas Hartadi.
Kas Hartadi menilai, timnya sempat kehilangan konsentrasi ketika sempat unggul cepat melawan Persis Solo. Meski demikian ia tidak lupa mengucapkan selamat kepada Laskar Sambernyawa yang berhasil lolos ke Liga 1 musim depan.
"Saya hanya mengucapkan pemain kami yang malam ini bermain sangat luar biasa selama 90 menit, dan selamat buat Persis Solo yang sudah lolos ke Liga 1. Setelah kami mencetak gol memang kami hati-hati sekali, hilang konsentrasi," tukas Kas Hartadi.
Dewa United akan berhadapan dengan PSIM Yogyakarta pada perebutan tempat ketiga Liga 2 di Stadion Pakansari, Kamis lusa pukul 17.00 WIB. Pemenang dari laga ini akan merebut satu tiket tersisa untuk promosi ke Liga 1 musim depan.
Baca Juga: Promosi ke Liga 1, Bos PSIS Semarang Kasih Selamat buat Persis Solo
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Pelatih Jan Olde Riekerink Meninggalkan Dewa United Usai Membawa Klub Melejit ke Papan Atas
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan