Suara.com - Timnas Malaysia gagal total di Piala AFF 2020 karena tak lolos dari fase grup. Imbasnya sang pelatih Tan Cheng Hoe mengambil langkah untuk mengundurkan diri.
Tan Cheng Hoe diangkat menjadi pelatih Malaysia sejak Desember 2017 silam. Namun, perjalanannya bersa,a Harimau Malaya harus terhenti usai Piala AFF 2020.
Pelatih berusia 53 tahun ini memilih mundur dari kursi kepelatihan timnas Malaysia karena ingin bertanggung jawab atas kegagalan Safawi Rasid dkk di turnamen yang mempertemukan negara-negara Asia Tenggara.
"Saya tahu FAM menargetkan saya untuk mencapai final dan target itu tidak tercapai, maka dari itu saya mengundurkan diri," ucap Tan Cheng Hoe dikutip dari Bernama.com pada Selasa (4/1/2022).
Tan Cheng Hoe mengaku bahwa ia mengambil keputusan ini bukan hal yang mudah. Namun, dia akan membuka jalan bagi pelatih lain untuk membawa Malaysia agar lebih baik.
"Keputusan ini membutuhkan waktu lama untuk berpikir. Saya berpikir tentang karier dan reputasi seabgai pelatih yang harus saya jaga," katanya.
"Mungkin orang lain bisa menangani pekerjaan lebih baik dari saya. Saya perlu memberi jalan kepada individu yang punya pengetahuan lebih untuk membawa timnas ke level yang lebih baik," tegasnya.
Lebih lanjut, pelatih yang pernah menangani Kedah FC menceritakan satu kenangan manisnya bersama skuad Harimau Malaya.
Menurutnya momen terbaiknya bersama Malaysia yaitu ketika ia berhasil mengantarkan tim menuju final Piala AFF pada 2018 lalu. Sayang mereka gagal karena kalah dari Vietnam.
Baca Juga: Jadwal dan Siaran Langsung Pekan ke-18 BRI Liga 1: Ada PSIS Semarang vs Persija Jakarta
Usai mundur dari kursi kepelatihan Malaysia, Tan Cheng Hoe mengaku ingin menghabiskan waktu bersama keluargaa. Apalagi kini belum ada tawaran yang masuk.
"Sejauh ini tidak ada tawaran dan untuk sementara saya ingin bersantai dan fokus pada keluarga. Karena sepak bola saya sudah lama meninggalkan keluarga juga," jelasnya.
Adapun Malaysia sendiri gagal di Piala AFF 2020 karena mengalami dua kekalahan di fase grup. Pertama ketika menghadapi Vietnam.
Di babak penentuan fase grup, Malaysia juga kalah dari rival bebuyutan, timnas Indonesia. Bahkan harimau Malaya kalah telak dengan skor 1-4.
Berita Terkait
-
Persebaya Merasa Dibohongi PSSI Soal Pemanggilan Pemain ke Timnas Indonesia
-
Profil Bojan Hodak, Eks Pelatih PSM Makassar yang Jadi Calon Nakhoda Timnas Malaysia
-
Tiga Pelatih yang Letakkan Jabatan Usai Piala AFF 2020
-
Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe Mundur, Eks PSM Makassar Jadi Penggantinya?
-
Penampilan Dion Cools Mengecewakan, Pelatih Malaysia Beri Pembelaan
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?