Minta Tolong di Hadapan Profesor, Prabowo: Saya Paling Hormat Sama Pakar

Jum'at, 25 September 2026 | 17:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto meminta tolong kepada para profesor dalam diskusi di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto dok. Setpres)
BACA 10 DETIK
  • Presiden Prabowo Subianto mengundang 22 akademisi untuk berdiskusi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (24/9/2026).
  • Prabowo meminta para pakar memberikan saran pencegahan kebakaran hutan dan pemanfaatan produktif lahan gambut.
  • Pertemuan tersebut menghasilkan diskusi penting mengenai solusi penanganan masalah karhutla dari para akademisi universitas.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta tolong kepada para profesor dalam diskusi di Istana Merdeka, Jakarta. Prabowo sekaligus meminta para pakar tidak salah sangka terhadap narasi menyebut Prabowo tidak hormati pakar.

Diketahui, Prabowo mengundang 22 akademisi dari berbagai universitas baik dalam dan luar negeri ke Istana Merdeka dalam rangka diskusi terkait penanganan lahan gambut pad potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (24/9/2026).

Mengawali arahan dalam diskusi, Prabowo menyampaikan permasalahan yang dihadapi bangsa dan negara, yakni karhutla, khususnya di atas lahan gambut yang terjadi setiap tahun. Prabowo lantas meminta tolong para pakar memberikan saran pencegahan.

“Saudara-saudara, sebagai ahli, tolong saya diberitahu, apa langkah terbaik untuk kita cegah kebakaran di kawasan hutan, pertama. Kedua, kawasan hutan yang ada gambutnya. Dua hal,” kata Prabowo.

Prabowo juga meminta tolong pakar memberikan penjelasan, apakah gambut bisa dimanfaatkan ke arah produktif, semisal bisa menanam tanaman tertentu di lahan gambut.

“Saya kira itu 3 pertanyaan yang paling penting yang saya butuh dari Saudara-saudara sebagai pakar,” kata Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Presiden)

Prabowo kemudian menegaskan bahwa dirinya menghormati para ahli. Hal ini ia tegaskan menyusul anggapan Prabowo tidak menghormati para pakar, usai pernyataannya yang menyinggung pakar pada HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) menuai sorotan.

“Jadi Saudara-saudara, jangan salah ya menerima, kadang-kadang saya kalau bicara di audience, suka dipelintir ya, dibilang seolah saya nggak hormati pakar. Saya paling hormat sama pakar. Nggak bisa apa pun, saya, kenapa saya berhasil sebagai perwira? Karena saya selalu cari pakar,” kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan kembali permohonannya agar para pakar memberikan masukan dalam diskusi pada Kamis sore hingga malam kemarin.

“Jadi mohon saya diberi masukan, what can we do,” kata Prabowo.

Akademisi yang hadir, di antaranya Dr. Bagus Muljadi dari Nottingham University, Prof. Yulianto S. Nugroho dari Universitas Indonesia, Dr. Sigit Sutikno dari Universitas Riau, Prof. Indratmo Soekarno dari ITB, dan Prof. Ahmad Kurnain dari Universitas Lambung Mangkurat.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com