Suara.com - Pemerintah telah memberikan restu kehadiran penonton di BRI Liga 1 2021/2022. Adapun rencananya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator bakal melakukan uji coba pekan depan.
Seperti diketahui, BRI Liga 1 kini sudah memasuki putaran kedua atau seri empat yang berlangsung di Bali. Nantinya, uji coba penonton hanya dipakai di satu stadion yaitu Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Ada beberapa catatan dari pemerintah untuk uji coba penonton ini. Seperti dalam setiap pekannya hanya boleh ada satu pertandingan yang dihadiri penonton.
Lalu, kapasitas penonton yang boleh datang ke stadion yakni 25 persen dari kapasitas kursi alias 5000 orang. Lalu, hanya penonton dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk ke stadion.
"Beberapa peraturan yang wajib dipatuhi contohnya penonton harus sudah melakukan tes swab antigen dengan hasil negatif dan sudah masuk dalam aplikasi PeduliLindungi," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita dalam keterangan resminya, Kamis (5/1/2022).
"Penonton dan siapa pun yang bisa masuk ke dalam stadion, harus sudah mendapatkan vaksin dua kali. Tanpa kecuali," tambah lelaki asal Jawa Barat itu.
Saat ini LIB tengah melakukan pematangan persiapan untuk kehadiran penonton. Ia menargetkan pekan depan sudah bisa diterapkan.
"Insya Allah pekan depan sudah ada penonton dalam pertandingan BRI Liga 1 2021/2022. Tentu dalam jumlah yang terbatas dan penerapan prokes yang ketat," terang Akhmad Hadian Lukita.
"Kami meminta dukungan semua pihak agar bisa patuh dan disiplin. Bagaimana pun ini merupakan hajatan kita bersama. Dibutuhkan tanggung jawab dan komitmen bersama untuk bisa memuluskannya," pungkasnya.
Baca Juga: Upgrade Daya Gegor, Persik Kediri Boyong Wonderkid Biak
Sementara Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan mendukung penuh keputusan dari pemerintah. Pihaknya akan selalu mematuhi semua aturan yang dikeluarkan pemerintah terutama berkaitan dengan protokol kesehatan.
"Kami selalu patuh dan taat pada ketentuan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah. Termasuk dalam penyelenggaraan pertandingan Liga 1 yang rencananya akan dihadiri oleh penonton," ujar Iriawan.
"Detail yang akan ditentukan dalam rencana tersebut, juga menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang terbaru," pungkas mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.
Berita Terkait
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar
-
Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!