Suara.com - Mees Hilgers menjadi salah satu pemain keturunan yang direkomendasikan oleh pelatih Shin Tae-yong untuk membela Timnas Indonesia.
Mees Hilgers juga sempat menyampaikan keinginannya membela tim Merah Putih. Melalui agennya, Fardy Bachdim, dia memberikan kode ke PSSI selaku federasi bola sepak Indonesia.
Pemain yang berusia 20 tahun ini memang punya darah Indonesia. Darah Indonesia itu juga sudah diakui oleh Hilgers pada tahun 2020 lalu.
Dia mengaku punya ibu orang Indonesia asli, tepatnya dari Manado, Sulawesi Utara. Bahkan paman dan bibinya saat ini masih tinggal di Tanah Air.
Kendati demikian, pemain yang kini berseragam FC Twente itu masih santai dan enggan terburu-buru untuk membela timnas Indonesia
Berikut beberapa hal yang mungkin menjadi sandungan bagi Mees Hilgers untuk memperkuat Timnas Indonesia.
1. Merasa Masih Terlalu Muda
Mees Hilgers mengaku tidak ingin terlalu buru-buru membela Timnas Indonesia, penyebabnya dia merasa masih sangat muda dan ingin merasakan pengalaman lebih banyak.
"Masih harus dilihat apa yang akan saya lakukan dengannya (tawaran membela timnas). Kami tidak akan membuat pilihan terlalu cepat, tapi ada minat," ucap Hilgers dikutip dari Voetbalprimeur.nl, Kamis (16/12/2021).
Baca Juga: Andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Berpotensi Tergusur Jika 4 Pemain Ini Datang
"Kami sekarang masih mencari tahu bagamaina. Saya masih muda, tapi saya memiliki ikatan negara (Indonesia)," imbuhnya.
2. Pelatih Belanda U-21
Faktor lain yang bisa jadi batu ganjalan Mees Hilgers membela Timnas Indonesia adalah sosok pelatih Timnas Belanda U-21, Erwin van de Looi.
Pelatih yang pernah diisukan melatih PSM Makassar itu bisa saja tertartik untuk memanggil Mees Hilgers memperkuat Belanda U-21 karena penampilan Hilgers yang apik di level klub.
3. Dilrik Feyenoord
Penampilan apik Mees Hilgers musim ini bersama FC Twente yang sudah bermain dalam 17 pertandingan dengan torehan 1 gol dan 1 assist, membuatnya diisukan menjadi incaran klub besar Eredivisie.
Salah satu klub tersebut adalah Feyenoord. Muncul kabar bahwa Mees Hilgers bisa saja mengurungkan niatnya membela Timnas Indonesia karena akan berpeluang dipanggil Timnas Belanda jika bergabung dengan Feyenoord.
4. Belum Kirim Dokumen ke PSSI
Hal ini berkaitan erat dengan faktor-faktor lain mengapa Mees Hilgers belum tentu membela Timnas Indonesia. Hingga saat ini dia belum mengirimkan dokumen naturalisasi ke PSSI.
Syarat ini menjadi sangat penting untuk dipenuhi karena merupakan syarat resmi pemain naturalisasi bisa bergabung dengan Timnas Indonesia.
[Penulis: Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin
-
Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi
-
Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia
-
Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI
-
Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T