Suara.com - Mantan bintang Real Madrid, AC Milan, dan Manchester City, Robinho telah dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara atas kasus pemerkosaan setelah banding terakhirnya ditolak.
Melansir Mirror, Kamis (20/1/2022), Pengadilan Kasasi di Roma menolak banding Robinho yang merupakan eks pemain timnas Brasil dan rekannya, Ricardo Falco terkait insiden pemerkosaan pada 2013 lalu.
Robinho dihukum sembilan tahun penjara pada 2017 karena terlibat geng pemerkosa empat tahun sebelumnya, tetapi dia terus melakukan banding selama tiga tahun terakhir.
Mantan pemain itu terus-menerus menolak klaim bahwa dia ikut serta dalam pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang wanita Albania berusia 22 tahun di klub malam Sio Cafe di Milan pada Januari 2013.
Keputusan terakhir dari pengadilan di Roma yang menolak banding sudah tetap alias tak bisa lagi diganggu gugat. Kondisi itu membuat hukuman sembilan tahun penjara bagi Robinho akan segera dimulai.
Dengan keyakinan tersebut, sistem peradilan Italia dapat meminta ekstradisi Robinho dan Falco, meskipun konstitusi Brasil diketahui menolak melepas warga negaranya ke luar Brasil.
Akibat situasi ini, Italia akan meminta Robinho dan Falco untuk menjalani hukuman penjara di negara mereka sendiri.
Italia sekarang harus meminta transfer eksekusi hukuman ke sistem peradilan Brasil dan menunggu Pengadilan Tinggi untuk meratifikasi hukuman.
Empat orang Brasil lainnya dikecam karena berpartisipasi dalam tindakan tersebut, tetapi karena mereka telah meninggalkan Italia dalam proses penyelidikan, mereka tidak diberitahu tentang kesimpulan dari penyelidikan dan oleh karena itu tidak dituntut. Kasus mereka telah ditangguhkan tetapi mungkin akan dilanjutkan kembali.
Baca Juga: Main Dikandang dan Dapat Penalti, AC Milan Malah Keok Lawan Spezia
Pada Oktober 2020, outlet Brasil UOL melaporkan bahwa hukuman telah ditegakkan oleh Pengadilan Banding Italia setelah hakim menolak banding dari pembela yang berusaha mendiskualifikasi korban karena foto-fotonya sedang minum alkohol pada malam kejadian.
Pada saat itu, Menteri Perempuan, Keluarga, dan Hak Asasi Manusia Brasil, Damares Alves, mengatakan kepada wartawan: “Segera penjara, saya tidak bisa berkata apa-apa lagi."
“Masih ada banding, tapi… Apa lagi yang kamu inginkan? Penjara. Tidak ada pemerkosa yang bisa bertepuk tangan.”
Berita Terkait
-
Jelang Hadapi Sederet Bintang Liga Inggris Milik Australia, Timnas Putri Indonesia Bisa Apa?
-
Legenda Real Madrid Francisco Gento Tutup Usia
-
Kontrak Baru di Real Madrid Belum Jelas, Luka Modric Santai Saja
-
Luka Modric Enggan Pikirkan Kontrak Baru di Real Madrid
-
Karim Benzema Siap Hengkang Jika Real Madrid Datangkan Erling Haaland
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
14 Laga Kebobolan! Lini Belakang Barcelona Jadi Bom Waktu Lawan Atletico, Misi Sulit Remontada
-
Misi Mustahil atau Keajaiban Anfield? Liverpool Tantang PSG Dinihari Nanti
-
Serangan Mencekam! Bus Berekum Chelsea Dihujani Tembakan, Frimpong Meregang Nyawa
-
Catatan Gila Hector Souto usai Bawa Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF
-
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Lebih Pentingkan Persib Hattrick Juara
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
-
Sergio Castel Masih Mandul, Bojan Hodak Pasang Badan Bilang Begini