Suara.com - Kegagalan pelatih Angelo Alessio dalam menangani Persija Jakarta salah satunya dianggap karena filosofi sang juru taktik asal Italia itu terlalu "tinggi" untuk skuad Macan Kemayoran.
Pandangan tersebut disampaikan Sudirman, asisten pelatih Angelo Alessio yang kini menjabat kepala pelatih Persija Jakarta setelah juru racik Negeri Pizza itu resmi dipecat.
Menurut Sudirman, dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Kamis (20/1/2022) malam, hal itulah yang membuat penampilan Persija menjadi kurang maksimal di Liga 1 Indonesia 2021-2022.
"Filosofi sepak bola Angelo mungkin terlalu 'tinggi' sehingga pemain tidak bisa menjalankan apa yang dimauinya," ujar pria berusia 52 tahun tersebut.
Salah satu contohnya, Sudirman melanjutkan, Angelo Alessio ingin timnya menerapkan strategi menekan sejak dari garis pertahanan musuh.
Akan tetapi, kerap terjadi dalam pertandingan strategi berubah mendadak, tidak sesuai dengan rencana yang ditetapkan sejak awal.
"Itu menjadi masalah. Perubahan taktik seperti itu agak membingungkan sehingga permainan tak berjalan maksimal. Pemain pun menjadi merasa tidak senang," kata Sudirman.
Hal itulah yang langsung menjadi evaluasi bagi Sudirman ketika dirinya ditunjuk menjadi pelatih kepala Persija, dari sebelumnya asisten pelatih, pada Rabu (19/1).
Kapten timnas Indonesia pada tahun 1996 tersebut bertekad semakin mendekatkan dirinya ke pemain sehingga Riko Simanjuntak dan kawan-kawan mengerti apa yang diinginkannya di dalam lapangan.
Baca Juga: Profil Rifad Marasabessy, Bek Borneo FC yang Tendang Perut Pemain Persib Ardi Idrus
"Kedekatan saya dengan pemain seperti abang dan adik-adik. Saya rasa itu menjadi nilai plus agar pemain bisa mengerti apa yang saya inginkan. Penting untuk membuat suasana tim kembali riang agar pemain dapat menyerap apa yang diberikan dalam latihan," tutur Sudirman.
Persija untuk sementara berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2021-2022 dengan koleksi 29 poin dari 20 laga.
Masih tersisa 14 laga untuk Persija di Liga 1 terkini. Manajemen "Macan Kemayoran" menargetkan Sudirman untuk membawa tim ke peringkat tiga besar pada akhir musim.
Bagi Sudirman, itu adalah target yang berat.
"Target yang berat dalam situasi seperti saat ini. Namun, bagaimana pun, ketika saya mengatakan iya untuk menjadi pelatih makan saya akan berusaha keras mewujudkannya. Para pemain juga mesti menunjukkan upaya serupa. Kalau begitu, insyaallah semua berjalan lancar," ujar Sudirman.
Sudirman akan menjalani debut sebagai pelatih kepala Persija di Liga 1 Indonesia 2021-2022 saat timnya melawan Persita pada laga pekan ke-21 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (26/1/2022), mulai pukul 20.30 WIB, demikian seperti dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Leonard Tupamahu Akui Pemain Baru Berikan Perubahan bagi Bali United
-
PSS Sleman Hanya Libur Sehari Saat Jeda Kompetisi
-
Target Persija Tetap Tiga Besar di Bawah Pelatih Sudirman
-
Resmi! Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC
-
Persib Bandung Pastikan Henhen Herdiana dan Febri Hariyadi Tidak Alami Cedera Parah
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya