Suara.com - Kursi pelatih Timnas Singapura sampai sekarang masih kosong. Federasi Sepakbola Singapura (FAS) belum juga mengumumkan pelatih baru pengganti Tatsuma Yoshida.
Tatsuma Yoshida mundur sebagai pelatih kepala Timnas Singapura pada akhir tahun lalu. Langkah tersebut diambil setelah Timnas Singapura sebagai tuan rumah turnamen kandas di semifinal Piala AFF 2020 oleh Indonesia.
Yoshida mengakhiri dua setengah tahun masa jabatannya sebagai juru taktik The Lions --julukan Timnas Singapura.
Menurut laporan The Straits Times, ada sekitar 50 CV yang sudah diterima FAS untuk posisi pelatih Timnas Singapura. Tiga di antaranya disebut-sebut merupakan sosok yang tak asing dengan sepakbola Asia.
Siapa saja mereka? Berikut ulasannya:
1. Luis Milla
Luis Milla memang tidak asing dengan sepak bola Asia Tenggara, sosok asal Spanyol tersebut pernah menangani Timnas Indonesia pada 2017-2018.
Meski tak memberi satu pun trofi, Milla dianggap sebagai pelatih yang mampu membawa perubahan filosofi permainan di Indonesia. Kini dia tak memiliki klub, tapi dikabarkan Milla juga diincar klub-klub Indonesia.
Dengan mendatangkan eks pelatih Spanyol U-23 itu, Singapura jelas bisa menjadi salah satu negara yang diperhitungkan kembali.
2. Kim Hak-bum
Calon pelatih Timnas Singapura berikutnya adalah kompatriot Shin Tae-yong di Korea Selatan. Kim Hak-bum dan Shin Tae-yong sama-sama pernah menangani tim nasional Korea Selatan.
Bedanya, Shin Tae-yong melatih tim senior sedangkan Kim Hak-bum menangani Timnas U-23 Korsel yang meraih medali emas di Asian Games 2018.
Sebelumnya nama Kim Hak-bum juga dikaitkan dengan Malaysia, namun FAM akhirnya menjatuhkan pilihan pelatih Timnas Malaysia yang baru kepada Kim Pan-gon.
3. Stephen Constantine
Nama beken selanjutnya yang dikabarkan menjadi calon pelatih baru Singapura adalah pelatih asal Inggris, Stephen Constantine.
Pria berusia 59 tahun itu berpengalaman menangani tim-tim dari Asia, khususnya di Asia Selatan. Dia pernah menangani India, Sudan, hingga Rwanda. Saat ini Constantine berstatus tanpa klub.
[Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Intip Performa Saddil Ramdani Bersama Timnas Indonesia, Siap Bangkit di Era John Herdman
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Diperkuat 3 Pemain Klub Portugal, Skuad Muda Singapura Punya Ambisi Besar di SEA Games 2025
-
Timnas Indonesia di SEA Games 2025 Bikin Lawan Ketakutan! Pelatih Singapura: Berat
-
Jelang FIFA Matchday November, Jabatan Pelatih 3 Negara ASEAN Ini Masih Lowong! Mana Saja?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan