Bola / Bola Dunia
Senin, 24 Januari 2022 | 15:31 WIB
Danny Blind (kiri) saat menjadi pelatih timnas Belanda dan putranya, bek Belanda Daley Blind (kanan) menghadiri konferensi pers di Stadion Wembley, di London barat, pada 28 Maret 2016, menjelang pertandingan sepak bola persahabatan internasional melawan Inggris pada 29 Maret . Ben STANSALL/AFP

Kedua sosok ini merupakan didikan akademi Ajax Amsterdam. Kendati demikian, Johan dan Jordy baru bekerja sama saat Johan menjadi juru latih Barcelona.

Adapun, kerja sama ayah anak ini terbilang sukses. Jordy mendapat kesempatan turun lapangan 52 kali buat Blaugrana di seluruh lintas ajang dan sukses merengkuh gelar Piala Super Spanyol pada edisi 1994/95.

Steve-Alex Bruce

Bruce memang menjadi legenda di Man United. Tapi jelak sang ayah tak dikuti oleh Alex selaku sang anak.

Alex sendiri memilih untuk bermain di akademi Birmingham dan menjadi pemain profesional di sana. Nah, saat Steve menjadi juru latih pada 2001-2007, dia yang mempromosikan anaknya ke tim utama.

Keduanya sempat berpisah lantaran Steve melatih Hull City. Namun, pada 2012 mereka bereuni kembali di Hull City.

Harry-Jamie Redknapp

Hubungan Harry dan Jamie dalam sepak bola cukup sering. Sebab, tiga klub yang dibela Jamie sepanjang kariernya dilatih oleh sang ayah.

Pertama saat Harry melatih Bournemouth. Sang ayah mempromosikan sang anak ke tim utama.

Baca Juga: 10 Pesepak Bola Serba Bisa, Salah Satunya David Alaba yang Bisa Bermain di 6 Posisi

Setelahnya, Jamie sempat ke Liverpool. Namun, pada 2004, saat Harry menjadi juru latih Southampton, ia kembali mendatangkan putranya.

Di pengujung karier sepak bola Jamie, dirinya kembali direkrut oleh sang ayah untuk bermain bersama di Tottenham Hotspur.

Danny-Daley Blind

Danny dan Daley adalah produk akademi Ajax Amsterdam. Bahkan Danny adalah sosok yang mempromosikan Daley saat memperkuat Timnas Belanda sejak 2014.

Kebersamaan mereka berlanjut hingga 2017. Sayang, Danny dipecat lantaran gagal membawa Belanda ke Piala Dunia. Di satu sisi, Daley masih bermain hingga saat ini menjadi kapten Ajax dan Belanda.

Zinedine Zidane-Enzo, Luca, Theo, Elyas Zidane

Pada 2012, saat Zidane menjadi asisten pelatih Real Madrid, bintang Piala Dunia Prancis itu memboyong Enzo.

Dan saat menjadi juru latih Madrid, akhirnya Zidane memboyong seluruh anaknya ke El Real. Namun, tak semua pemain bisa bermain di tim utama.

Enzo hanya bermain 1 caps buat Madrid, Luca bermain 2 kali buat Madrid. Sementara Theo dan Elyas belum mencicipi atmosfer kompetisi di bawah racikan sang ayah.

Alex- Darren Ferguson

Tak dimungkiri Alex Ferguson adalah manajer terbaik di dunia. Pria Skotlandia ini menjadi juru latih MU selama 26 tahun dengan bergelimang trofi.

Pada 1990, ia sempat memberikan debut untuk putranya, Darren. Dan tak buruk karena dari 26 laga tanpa mencetak gol dan assist, ia mencicipi 2 trofi Premier League.

Penulis: Kusuma Alan

Load More