Di Malaysia, Fabio ditunjuk sebagai pelatih Kuala Lumpur FA. Tak disangka, di klub ini dirinya mampu menorehkan prestasi sebagai pelatih.
Fabio mampu membawa Kuala Lumpur FA menjadi juara Liga Primer Malaysia 2017 sehingga berhak promosi ke Liga Super Malaysia.
Fabio datang ke Kuala Lumpur FA saat tim yang kini bernama Kuala Lumpur City FC itu terseok-seok di papan tengah. Di tangannya, tim tersebut mampu meraih 12 kemenangan dari 14 laga.
Sayang, magisnya itu tak berlanjut di Liga Super Malaysia 2018. Di tangannya, Kuala Lumpur FA terseok-seok di papan bawah, hingga dirinya pun memutuskan pergi pada November 2018.
Sempat menganggur beberapa tahun dari kursi kepelatihan, tawaran datang ke Fabio untuk menukangi kembali Timor Leste, baik tim senior dan tim U-23.
Ia pun memimpin Timor Leste berlaga di Piala AFF 2020. Sayangnya, The Crocodile --julukan Timor Leste-- tak bisa berbuat banyak dan selalu kalah di fase grup.
Tak hanya gagal mendulang poin, Timor Leste arahan Fabio juga gagal mencetak satu gol pun di ajang Piala AFF 2020 Singapura lalu.
Kini, Fabio siap beradu taktik dengan Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas Indonesia. Akankah ia berhasil membuktikan ucapannya bahwa timnya sudah membuat progres?
[Zulfikar Pamungkas]
Baca Juga: Trio Penyerang Timor Leste yang Layak Diwaspadai Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan
-
Kalahkan Mozambik, Timnas Indonesia Selamatkan Ranking FIFA Vietnam
-
Ole Romeny Bongkar Rahasia Gacor di Timnas Indonesia: Saya Merasa Bebas Saat Pakai Jersey Garuda
-
Media Kuwait Puji Progres Timnas Indonesia: Sebut Skuad Garuda Mengagumkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey