Tak hanya Marselino Ferdinan saja pemain berusia 17 tahun yang diturunkan Shin Tae-yong di laga Timnas Indonesia vs Timor Leste. Ada nama rekannya, Ronaldo Kwateh yang juga dimainkan.
Sama seperti Marselino Ferdinan, Ronaldo Kwateh masuk di paruh kedua, tepatnya di awal babak kedua di ke-46 menggantikan Ramai Rumakiek.
Debut yang didapatkannya itu menjadikan Ronaldo Kwateh pemain termuda sepanjang sejarah yang melakukan debut di Timnas Indonesia di ajang internasional dengan usia 17 tahun 3 bulan 8 hari, melewati catatan Asnawi Mangkualam (17 tahun 5 bulan 17 hari).
3. Sani Rizki
Berbeda dengan Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh yang masuk di babak kedua, Sani Rizki menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia dengan turun sebagai starter.
Pemain milik Bhayangkara FC ini diplot sebagai bek kanan di laga melawan Timor Leste, berdampingan dengan Fachrudin Aryanto, Alfeandra Dewangga, dan Edo Febriansyah.
Meski sempat kikuk di awal-awal laga, Sani mampu tampil cukup solid setelahnya dan mengawal pertahanan Timnas Indonesia agar tak kebobolan lebih banyak gol.
Terens Puhiri juga menjadi salah satu pemain berstatus debutan lainnya di laga Timnas Indonesia vs Timor Leste kemarin.
Baca Juga: Anak Shin Tae-yong Bagikan Momen Nonbar Timnas Indonesia Bareng Asnawi Mangkualam
Ia melakukan debutnya di babak kedua, saat masuk menggantikan Irfan Jaya di 10 menit terakhir waktu normal pertandingan.
Pemain yang dikenal akan kecepatannya ini mampu unjuk gigi dan merepotkan pertahanan Timor Leste kendati dirinya tak mencetak gol maupun assist di laga ini.
5. Achmad Figo
Dibandingkan empat pemain sebelumnya, Achmad Figo mendapat debutnya di menit-menit akhir dan hanya bermain dalam rentang waktu yang relatif singkat.
Bek serba bisa milik Arema FC ini diturunkan Shin Tae-yong di menit ke-87 untuk menggantikan Rachmat Irianto.
Meski hanya bermain dalam waktu relatif singkat, debut ini menjadi kenangan manis dan apresiasi atas kinerjanya selama tampil bagi Arema FC di BRI Liga 1 2021-2022.
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Tag
Berita Terkait
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
Permintaan Khusus John Herdman! PSSI Ngebut Naturalisasi 2 Pemain Ini Demi Juara Piala AFF 2026
-
Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan
-
Bertemu Presiden, John Herdman Susun Rencana Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle