Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani mengaku sampai dengan saat ini Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong belum menginginkan Cyrus Margono untuk ada di skuad Garuda.
Nama Cyrus Margono memang belakangan jadi sorotan setelah melempar kode keras siap membela Timnas Indonesia. Hal tersebut disampaikan kiper Panathinaikos B itu usai kunjungannya ke KBRI di Yunani.
Adapun Cyrus adalah pemain yang memiliki darah Indonesia, meski kiper berusia 20 tahun itu lahir di New York dan berpaspor Amerika Serikat.
Cyrus Margono punya darah Indonesia dari ayahnya, sementara ibunya berasal dari Iran.
"Sampai saat ini belum ada permintaan dari Shin Tae-yong untuk Cryus Margono," ucap Hasani saat dihubungi oleh awak media, Selasa (1/2/2022).
Adapun untuk Cyrus tidak perlu menempuh jalur naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia karena memiliki darah keturunan langsung. Ia hanya perlu memilih kewarganegaraan seperti Elkan Baggott.
Saat ini, Cyrus diketahui memiliki dua paspor dan kewarganegaraan, yakni Indonesia dan Amerika Serikat. Itu yang membuat Cyrus tak perlu mengikuti proses naturalisasi untuk bisa membela Timnas Indonesia.
Sang pemain cukup memilih untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Kemudian paspor Amerika Serikat miliknya akan dicabut.
Adapun di Indonesia tidak mengenal sistem dwi kewarganegaraan sehingga harus memilih satu di antaranya. Sehingga jika mau membela Timnas Indonesia, mantan kiper Denver Pioneers dan UK Wildcats itu harus merelakan kewarganegaraan Amerika Serikat-nya.
Baca Juga: Media Yunani Soroti Kunjungan Cyrus Margono ke KBRI Athena, Ungkap Sedang Mengurus Jadi WNI
Sampai dengan saat ini, Shin Tae-yong sendiri diketahaui baru mengajukan empat nama pemain keturunan Indonesia untuk dinaturalisasi. Mereka adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen.
Berita Terkait
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan