Suara.com - Timnas Indonesia nampaknya tak perlu menjalankan program naturalisasi untuk kiper keturunan yang berkarier di Yunani, Cyrus Margono. Kok bisa?
Nama Cyrus Margono menjadi perbincangan dalam sehari ke belakang menyusul kode yang ia lemparkan bahwa dirinya siap membela Timnas Indonesia, setelah sebelumnya sempat mengabaikan panggilan skuad Garuda.
Kode ini diberikan penjaga gawang berusia 20 tahun tersebut melaluiInstagram. Dalam unggahan di akun pribadinya, Cyrus Margono me-repost unggahan akun Kedutan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yunani, @indonesiainath.
Kiper yang memperkuat tim B Panathinaikos B itu me-repost unggahan akun @indonesiainath saat dirinya tengah berkunjung ke KBRI di Athena.
Dalam unggahan itu, Cyrus menuliskan caption; 'Sebentar Lagi #KITAGARUDA’ yang konon menjadi tanda bahwa dirinya siap membela Timnas Indonesia.
Pertanyaan pun mengemuka di kalangan pendukung Timnas Indonesia. Apakah Cyrus nantinya harus melewati proses naturalisasi untuk membela skuad Garuda seperti Sandy Walsh atau Jordi Amat?
Tak Perlu Naturalisasi
Cyrus Margono nampaknya tak perlu melakukan naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia. Hal ini terkait Undang-undang Republik Indonesia No 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.
Dalam pasal 6 tertulis bahwa seseorang yang telah berusia 18 tahun atau lebih, berhak memilih salah satu kewarganegaraannya.
Baca Juga: 5 Klub Penyumbang Pemain Paling Banyak ke Timnas Indonesia U-23
Hanya saja, ada batas waktu untuk memilih kewarganegaraan yang akan dimiliki. Dalam pasal 6 ayat 3, tertulis bahwa pernyataan untuk memilih kewarganegaraan paling lambat tiga tahun setelah berusia 18 tahun atau sudah kawin.
Dengan kata lain, paling lambat seseorang bisa mendapatkan kewarganegaraan Indonesia jika usianya maksimal 21 tahun.
Dalam kasus Cyrus ini, ia bisa memilih kewarganegaraan Indonesia secara langsung, mengingat saat ini usianya baru 20 tahun.
Alhasil, Cyrus Margono yang punya dua kewarganegaraan (Indonesia dan Amerika Serikat), bisa langsung menambatkan pilihannya ke Indonesia dan membela skuad Garuda tanpa adanya proses naturalisasi yang terkesan berbelit-belit.
Tentu fakta ini menjadi kabar gembira bagi pendukung Timnas Indonesia yang ingin skuad Garuda memiliki kiper yang berkarier di Eropa, sejak terakhir Kurnia Sandy di Sampdoria.
Jika tak ada halangan, eks kiper klub Amerika Serikat, Denver Pioneers dan UK Wildcats itu bisa saja langsung memilih kewarganegaraan Indonesia, dan disertakan Shin Tae-yong untuk ajang Piala AFF U-23 2022 di Kamboja bulan ini.
Akan tetapi melihat update terkini, Cyrus tampaknya belum dilirik Shin Tae-yong. Seperti diungkapkan anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani, Shin Tae-yong belum melihat urgensi Timnas Indonesia untuk memanggil Cyrus sekarang ini.
Shin Tae-yong nampaknya masih cukup puas dengan stok kiper yang dimilikinya saat ini.
[Zulfikar Pamungkas]
Berita Terkait
-
Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia
-
Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan