Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Senin, 21 September 2026 | 11:35 WIB
Thomas Dooley sebelumnya pernah membawa Timnas Filipina mengalahkan Timnas Indonesia empat gol tanpa balas pada AFF 2016. [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Pelatih Timnas Bangladesh Thomas Dooley menghadapi tantangan besar mencari penyerang tengah handal untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
  • Pencarian pemain diaspora terkendala masalah komitmen akademik serta kewajiban klub sehingga mereka belum bisa bergabung.
  • Bangladesh tergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada turnamen yang berlangsung 24 September hingga 4 Oktober 2026.

Suara.com - Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley menghadapi pekerjaan rumah besar menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.

Dooley masih kesulitan menemukan penyerang tengah yang benar-benar bisa diandalkan untuk mencetak gol.

Masalah tersebut bukan perkara baru bagi Bangladesh. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pemain telah dicoba mengisi posisi ujung tombak, tetapi belum ada yang mampu tampil konsisten sebagai pencetak gol utama di level internasional.

Dooley bahkan sempat menguji pemain dari Liga Jepang, Shuki Itofusa, untuk posisi tersebut.

Minus Dua Pemain Diaspora, Bangladesh Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK [Dok Banglatribune]

Dooley mengakui menemukan striker murni merupakan salah satu tantangan terbesarnya.

Dooley bahkan memperluas pencarian hingga pemain keturunan Bangladesh yang berkarier di luar negeri.

“Kami membutuhkan seorang ‘Number Nine’, tetapi menemukan pemain seperti itu sangat sulit. Saya sudah berbicara dengan beberapa kandidat, tetapi mereka tidak bisa meninggalkan kuliah untuk datang bermain. Kami mencari ke mana-mana,” kata Dooley dikutip dari Dhaka Tribune.

Sejumlah nama dari luar negeri sempat masuk radar sang pelatih.

Salah satunya adalah Ronan Sullivan yang berbasis di Amerika Serikat dan sebelumnya pernah tampil mengesankan bersama Bangladesh pada level usia muda.

Louis Watson juga menarik perhatian Dooley.

Namun, kedua pemain tersebut saat ini belum tersedia untuk memperkuat tim nasional.

“Ya, akan jauh lebih mudah jika Louis Watson dan Sullivan bersaudara bergabung dengan kami. Tetapi mereka tidak datang,” ujar Dooley.

Menurut Dooley, persoalan pemain diaspora bukan hanya soal kelayakan membela Bangladesh.

Komitmen akademik, kewajiban bersama klub, hingga kondisi pribadi membuat sejumlah pemain keturunan Bangladesh tidak bisa bergabung dengan tim nasional.

Bangladesh akan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Indonesia. Mereka tergabung di Grup A bersama tuan rumah Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober. Bangladesh akan menghadapi Malaysia, Singapura, kemudian Timnas Indonesia dalam fase grup.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com