Suara.com - Problem para pemain PSIS Semarang untuk mencetak gol jadi satu permasalahan tersendiri bagi pelatih Dragan Djukanovic. Pelatih asal Serbia itu kecewa berat timnya majal saat melawan Persebaya Surabaya di laga pekan ke-22 BRI Liga 1, Rabu (2/2/2022) malam WIB.
Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Ngurah Rai, Bali itu PSIS bermain imbang tanpa gol melawan Persebaya, yang sejatinya dalam kondisi krisis setelah 12 kasus positif COVID-19 menyerang para pemain.
"Permainan kami sebenarnya bagus. Step by step sudah mulai terbentuk, hanya yang menjadi permasalahan adalah penyelesaian akhir. Ini tentu sangat mengecewakan karena kami punya banyak peluang bagus lawan Persebaya," tutur Dragan, yang sejatinya juga kehilangan tiga pemainnya gara-gara COVID-19.
Dragan menambahkan, kalau saja PSIS punya striker bagus, target finis lima besar di klasemen akhir Liga 1 2021/2022 bukanlah hal yang sulit.
Absennya tiga pemain pilar PSIS yang positif COVID-19 juga dianggap Dragan memengaruhi persiapan tim.
Menanggapi Persebaya, Dragan mengakui memang pemain lawan banyak yang absen. Namun, 11 pemain yang turun pertama pada laga tadi malam relatif merupkan tim terbaik Persebaya.
"Permasalahan Persebaya hanya ada di bench. Tapi yang 11 pemain pertama adalah tim utama. Mereka bermain bagus dan cepat," tutur Dragan seperti dilansir AyoSemarang --jaringan Suara.com, Kamis (3/2/2022).
Kemudian untuk perkara banyaknya tim BRI Liga 1 yang punya pemain dengan positif COVID-19, Dragan menilai jika kompetisi ini tidak seharusnya ditunda.
"Kompetisi ini sudah setengah berjalan. Memang saya pribadi lebih suka jika bermain di Jakarta atau Jogja, namun saat ini di sini (Bali). Kalau harus berhenti saya tidak setuju," seru pria berusia 52 tahun mantan pelatih Borneo FC itu.
Baca Juga: Skuad Persebaya Diterjang Badai COVID-19, Aji Santoso Setuju Liga Tetap Jalan
Dari sisi pemain, yakni Fandi Eko Utomo, ia mengatakan jika para pemain sudah mengikuti instruksi.
"Alhamdulillah meskipun Persebaya tim kuat, tetapi kami mampu menghadapinya," ucap Fandi.
Hasil imbang ini membuat PSIS Semarang berada di posisi keenam klasemen sementara dengan raihan 32 poin. Sementara itu, Persebaya ada di urutan ketiga dengan koleksi 43 angka.
Berita Terkait
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun
-
Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren