Suara.com - Keputusan kontroversial terjadi di kancah BRI Liga 1 2021-2022 saat Borneo FC berhadapan dengan Tira Persikabo, di mana wasit tak memberikan pelanggaran usai kiper menyentuh bola di luar lapangan.
BRI Liga 1 2021-2022 pekan ke-23 dilanjutkan dengan pertandingan antara Borneo FC vs Tira Persikabo di Stadion Gelora Ngurah Rai Denpasar, Bali, Senin (07/02/22).
Dalam laga tersebut, Borneo FC berhasil meraup kemenangan atas Tira Persikabo dengan skor cukup meyakinkan, yakni 2-0.
Adapun gol dari Tim Pesut Etam di laga tersebut dicetak semuanya oleh bomber asingnya, Francisco Wagsley atau biasa disapa Francisco Torres masing-masing di menit ke-26 dan 60.
Hasil ini tak ayal membuat Borneo FC mulai merangsek ke papan atas. Tim Pesut Etam saat ini berada di peringkat keenam, berjarak sembilan poin dengan Persib Bandung di tempat keempat.
Sedangkan bagi Tira Persikabo, kekalahan atas Borneo FC di pekan ke-23 BRI Liga 1 2021-2022 kian membenamkan tim berjuluk Laskar Padjajaran itu di papan bawah.
Tira Persikabo arahan Liestiadi ini masih tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi 23 poin dari 23 laga, dan hanya berjarak empat poin dari Persela Lamongan yang ada di batas zona merah.
Di balik laga ini, ada sebuah kejadian menarik yang membuat penikmat sepak bola Tanah Air mengelus dada. Hal ini tak lepas dari keputusan kontroversial wasit yang mengabaikan pelanggaran.
Abainya Wasit akan Pelanggaran
Kejadian itu terjadi di awal laga antara Borneo FC vs Tira Persikabo, tepatnya di menit ke-7. Saat itu, Francisco Torres berlari menyambut bola lambung hasil rekannya dari lini belakang, unggul dari bek lawan.
Setelah menguasai bola yang tengah memantul, Francisco Torres mendapat hadangan dari kiper Tira Persikabo, Dicky Indrayana yang keluar dari sarangnya.
Penyerang berusia 32 tahun itu lantas mencoba men-chip bola agar melewati Dicky Indrayana. Namun yang terjadi, kiper milik Tira Persikabo itu lantas menepis bola dengan tangannya.
Uniknya, tepisan Dicky Indrayana ini terjadi di luar kotak penalti. Dengan kata lain, ia telah melakukan pelanggaran fatal dan bisa dikartu merah oleh wasit.
Hanya saja, wasit yang memimpin laga itu, Adi Riyanto memilih mengabaikan kejadian tersebut dan tetap melanjutkan pertandingan.
Sontak kejadian ini menjadi buah bibir di kalangan penikmat sepak bola Tanah Air. Tak cukup di kalangan penonton, seperti yang terlihat di kolom komentar akun @pengamatsepakbola di Instagram.
Tak hanya kalangan penonton saja yang memberi komentar. Francisco Torres juga turun berkomentar akan kejadian kontroversial ini.
Penulis: Zulfikar Pamungkas
Berita Terkait
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
John Herdman Ketahuan Nongkrong Bareng Bos Klub Saat Dewa United Tumbangkan Borneo FC
-
Persib Bandung Fokus Super League Usai Gugur ACL 2 Buat Borneo FC dan Persija Terancam Bahaya
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Statistik Ngeri 6 Pemain Asing Baru Bhayangkara FC, 'Meledak' di Super League!
-
Sering Terlihat Kesal, Allano Lima Tegaskan Bukan Pemain Tempramen
-
Klub dengan Semboyan Allah-Al-Watan Ini Bidik Juara Liga di 3 Negara Berbeda, Kok Bisa?
-
Pilar Jerman U-17 Ini Ternyata Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi
-
Eliano Reijnders Tegaskan Persib Tak Boleh Terpeleset, Ada Persija dan Borneo Menekan
-
Gelandang Serang Arsenal: Kalau Saya Main untuk Timnas Indonesia, Itu Akan Sangat Bagus
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Antar Atalanta ke 16 Besar Liga Champions
-
Hadapi Madura United, Federico Barba Tegaskan Mentalitas Persib Bandung
-
Ole Romeny Melempem, 3 Mesin Gol Super League Ini Bisa Jadi Solusi Lini Depan Timnas Indonesia
-
Luis Estrella Ungkap Penyebab Hasil Buruk Timnas Futsal Putri Indonesia