Kesempatan pun didapatkan Aliou Cisse untuk membawa negaranya memenangi Piala Afrika pada 2019 lalu setelah dirinya berhasil membawa Senegal ke partai final. Kali ini, dirinya bertindak sebagai pelatih.
Hanya saja, Aliou Cisse lagi-lagi gagal membawa Senegal mencetak sejarah setelah di final Piala Afrika 2019 tumbang dari Aljazair dengan skor 0-1.
Meski kembali gagal, Federasi Sepak Bola Senegal masih percaya akan Aliou Cisse dan terus memberinya kesempatan untuk menebus dosanya pada 2002 silam.
Kini, Aliou Cisse berhasil menebus dosanya 20 tahun silam dengan membawa pulang trofi Piala Afrika ke Senegal untuk pertama kalinya.
“Saya dedikasikan kemenangan ini untuk warga Senegal. Selama bertahun-tahun, kami mengejar torif ini. Hari ini kami bisa menaruh bintang di jersey kami,” ujar Aliou Cisse dikutip dari Yahoo News.
Di sisi lain, Sadio Mane selaku bintang Senegal mendedikasikan gelar Piala Afrika 2021 untuk Aliou Cisse yang kerap dikritik baik saat masih bermain dan saat menjadi pelatih.
“Saya percaya sosok ini (Aliou Cisse) pantas mendapatkan segalanya karena dia adalah pelatih yang paling sering dikritik dalam karier saya, tapi dia tak pernah menyerah,” ujar Mane kepada BBC.
“Gelar ini, saya dedikasikan untuk Aliou (Cisse). Anda tak tahu betapa banyak apa yang ia bawa untuk tim Senegal,” ucap Sadio Mane dikutip dari Yahoo News.
Penulis: Zulfikar Pamungkas
Baca Juga: Apa yang Dibisikan Sadio Mane ke Mohamed Salah Pasca Senegal Tekuk Mesir di Final Piala Afrika?
Berita Terkait
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Dikalahkan Belgia 2-3, Senegal Tak Mampu Ulang Memori Piala Dunia 2002
-
Moussa Niakhate Menyesali Detail Kecil yang Menghancurkan Mimpi Senegal di Piala Dunia 2026
-
Habib Ikut Kecewa Senegal Kena Comeback Belgia: Rasanya Hancur!
-
4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Lionel Scaloni Bantah Argentina Diuntungkan Wasit di Piala Dunia 2026: Jangan Percaya Media Sosial
-
Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
-
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia