Suara.com - Pelatih baru timnas Malaysia, Kim Pan-gon, tampak serius untuk mengangkat prestasi skuad Harimau Malaya. Ia dikabarkan membawa eks asisten pelatih Barcelona, Pau Marti Vicente.
Dinukil dari laporan media Malaysia My Metro pada Rabu (9/2/2022), Kim Pan-gon disebut suda membawa empat pelatih yang akan membantunya untuk menangani timnas Malaysia.
Dari nama empat pelatih tersebut, ada eks asisten pelatih Barcelona Pau Marti Vicente. Tiga nama lainnya adalah Cho Jun-ho (pelatih kiper), Lim Jaahun (analisis), dan Dr Gokhan Kandemir (pelatih kebugaran).
Nama Pau Marti Vicente sendiri mencuri perhatian. Sebab pelatih asal Spanyol itu punya pengalaman apik dengan menjadi asisten pelatih Barcelona.
Menurut data dari Transfermarkt, Pau Marti telah menjadi asisten pelatih di Barcelona kelompok umur U-18 dan U-19 mulai tahun 2017 silam. Ia kemudian dipercaya membantu Barcelona B.
Bersama Barcelona B, asisten pelatih berusia 38 tahun ini menjabat selama tiga tahun. Sebelum pada tahun 2021 ia dikembalikan lagi untuk membantu di skuad U-18.
Kini dari kabar media Malaysia, Pau Marti akan membantu Kim Pan-gon sebagai asisten pelatih di timnas Malaysia. Tentu hal ini menjadi sinyal bahaya untuk rival di Asia Tenggra, termasuk timnas Indonesia.
Sementara itu, Kim Pan-gon ditunjuk Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) usai kegagalan Harimau Malaya di Piala AFF 2020 lalu. Saat itu, Tan Cheng Hoe yang bertanggung jawab menangani timnas Malaysia.
Di bawah asuhan Tan Cheng Hoe, Malaysia gagal lolos dari fase grup usai kalah telak 1-4 dari timnas Indonesia. Pasca-kegagalan itu, pelatih berusia 53 tahun itu mundur dari kursi kepelatihan.
Baca Juga: Dicoret Maroko dari Piala Afrika, Hakim Ziyech Pensiun dari Timnas
Pada akhirnya, FAM sendiri menunjuk pelatih asal Korea Selatan, Kim Pan-gon untuk menggantikan posisi Tan Cheng Hoe di timnas Malaysia.
Berita Terkait
-
Profil Timnas Malaysia U-23, Lawan Indonesia di Piala AFF U-23 2022
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Sergio Aguero Sedang dalam Proses Naturalisasi Malaysia
-
Dituding Ikut Campur Urusan Timnas Malaysia, Begini Respons Pemilik JDT
-
Dilatih Mantan Bos Shin Tae-yong, Pemain Malaysia Dianggap Kurang Berkualitas
-
3 Faktor Pelatih Asal Korea Selatan Banyak Diminati Negara Asia Tenggara
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Hattrick Sorloth Hancurkan Brugge, Atletico Madrid Resmi Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions
-
Kondisi Terbaru Pratama Arhan Operasi Meniskus, Terancam Tak Dipanggil John Herdman
-
Perjalanan Jens Petter Hauge: Dari Bocah Bodo ke AC Milan, Kini Depak Inter dari Liga Champions
-
Inter Milan Tersingkir Tragis di Giuseppe Meazza Usai Dipermalukan Bodo Glimt dengan Agregat Telak
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang