Suara.com - Tim PSIS Semarang terus melakoni latihan usai kalah tipis menelan kekalahan mengecewakan 1-2 dari Barito Putera pada laga lanjutan BRI Liga 1 pekan lalu.
Kini, skuad PSIS bersiap untuk menghadapi Persib Bandung di pekan ke-25 Liga 1. Duel Persib Bandung vs PSIS Semarang ini akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/2/2022) malam esok.
Jelang menghadapi Persib, skuad Laskar Mahesa Jenar intens melakoni latihan di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran, Bali.
Pada sesi latihan, pelatih kepala PSIS, Dragan Djukanovic memberi beberapa materi utamanya taktikal tim.
"Kami latihan taktikal untuk lawan Persib. Para pemain melaksanakan latihan strong pressing, kemudian mengasah transisi yang cepat. Itu yang akan kami terapkan lawan Persib, tapi kami butuh kerja keras," ujar pelatih berusia 52 tahun asal Serbia itu, seperti dikutip dari Suara Baru --jaringan Suara.com.
Menurut Dragan, Persib adalah tim yang kuat sehingga dia menekankan soal kedisiplinan dalam pertandingan kepada para pemainnya.
"Persib tim yang kuat. Kami harus fokus, disiplin, kerja keras dan memberi penampilan maksimal di lapangan," kata Dragan.
Terkait masih adanya pemain yang terpapar COVID-19 dan menjalani isolasi mandiri, Dragan berharap semua pemain dan ofisial segera dinyatakan negatif. Diharapkan mereka bisa menjalani pertandingan menghadapi Persib.
"Kami berharap semua segera negatif untuk dapat main lawan Persib. Usaha-usaha yang dilakukan tim, supaya mereka sehat sudah dilakukan. Semoga setelah ini tes PCR mereka negatif, dan dapat memperkuat tim lawan Persib," tukas sang juru taktik.
Baca Juga: Liestiadi Tegaskan Tira Persikabo Siap Tempur Hadapi PSM
Berita Terkait
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey