Suara.com - Badan sepak bola dunia, FIFA, Senin (14/2/2022), meminta Brazil dan Argentina untuk menggelar kembali laga kualifikasi Piala Dunia yang sempat terhenti pada September lalu.
Duel Brasil vs Argentina di Sao Paulo kala itu harus ditangguhkan karena dugaan pelanggaran karantina Covid-19 oleh Albiceleste --julukan timnas Argentina.
Pejabat kesehatan Brazil menyerbu lapangan tujuh menit memasuki pertandingan pada 5 September antara dua tim raksasa Amerika Selatan di Neo Quimica Arena Sao Paulo.
Atas alasan pelanggaran protokol kesehatan, mereka menghentikan laga dan memicu perkelahian yang melibatkan ofisial tim dan pemain.
"Setelah penyelidikan menyeluruh dari berbagai elemen faktual dan dengan mempertimbangkan peraturan yang berlaku, Komite Disiplin FIFA telah memutuskan bahwa pertandingan harus diputar ulang pada tanggal dan lokasi yang akan ditentukan oleh FIFA," demikian pernyataan resmi FIFA seperti dilansir AFP.
Kedua negara itu belum terkalahkan dalam kualifikasi zona Amerika Selatan dan sudah pasti akan finis di posisi dua teratas dalam grup 10 tim, meskipun keduanya memiliki tiga pertandingan untuk dimainkan, termasuk pertandingan ulang. Empat tim teratas lolos otomatis ke Piala Dunia di Qatar.
Beberapa jam sebelum drama di lapangan pada September itu, Badan Pengawasan Kesehatan Nasional Brazil (ANVISA) mengatakan empat pemain Argentina yang berbasis di klub Inggris pada saat itu harus ditempatkan di "karantina langsung" karena melanggar protokol COVID-19.
Menurut ANVISA, para pemain Liga Inggris yakni Cristian Romero dan kemudian rekan satu klubnya Giovani Lo Celso dari Tottenham, dan pemain Aston Villa Emiliano Martinez dan Emiliano Buendia - memberikan "informasi palsu" saat memasuki Brazil.
Senin, FIFA mengatakan bahwa "pengabaian pertandingan berasal dari beberapa kekurangan dari pihak-pihak yang terlibat terhadap tanggung jawab masing-masing".
Baca Juga: Cari Lawan untuk FIFA Matchday, PSSI Buka Komunikasi dengan Bosnia Herzegovina dan Slovakia
FIFA melarang empat pemain Argentina untuk masing-masing dua pertandingan karena "tidak mematuhi Protokol Pertandingan Sepak Bola Internasional FIFA."
FIFA juga menimpakan serangkaian denda kepada dua federasi sepak bola nasional itu.
Asosiasi Sepak Bola Brazil harus membayar 500.000 Franc Swiss (540.000 dolar, 477.000 euro) untuk "pelanggaran yang berkaitan dengan ketertiban dan keamanan".
Asosiasi Sepak Bola Argentina didenda 200.000 Franc Swiss karena "kegagalannya memenuhi kewajibannya terkait dengan ketertiban dan keamanan, persiapan dan partisipasinya dalam pertandingan."
Kedua federasi juga didenda 50.000 Franc Swiss karena mengabaikan pertandingan, demikian Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Tumor Sudah Diangkat, Legenda Brasil Pele Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit, Kenapa?
-
Naik Drastis di Ranking FIFA, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Dapat Hadiah
-
Jangan Muluk-muluk, 3 Negara Ini Bisa Jadi Lawan Bagus Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
PSSI: Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Secara Ranking Harus Jauh di Atas
-
7 FIFA Matchday untuk Timnas Indonesia Disiapkan Demi Target 150 Besar Ranking FIFA
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC
-
Oxford United Degradasi, Ole Romeny Jadi Pemain Indonesia Kedua di Kasta Ketiga Liga Inggris
-
Meet The World with SKF 2026 Tuntas Digelar, Indonesia Siap Pertahankan Gelar Dunia
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan
-
Jadi Pemain Terbaik Lawan Fiorentina, Jay Idzes Sukses Tularkan Kepercayaan Diri ke Skuad Sassuolo
-
Oxford United Degradasi, Media Luar Sebut Piala Presiden 2025 Jadi Salah Satu Penyebab
-
Saddil Ramdani Akhirnya Dipanggil ke Timnas Indonesia, Intip Statistiknya