Suara.com - Petinggi J-League Hiromi Hara menyebut Liga Jepang bisa menjadi batu loncatan pesepakbola asal Asia Tenggara menuju Eropa, termasuk Pratama Arhan.
Seperti diketahui, belum lama ini Pratama Arhan dikenalkan sebagai pemain baru Tokyo Verdy, klub kasta kedua Liga Jepang. Pemain yang sebelumnya berbaju PSIS Semarang itu dilaporkan dikontrak selama dua tahun.
Hadirnya Pratama Arhan, menyusul Chanathip Songkrasin pemain asal Thailand di Consadole Sapporo yang berkompetisi di kasta teratas.
Hiromi menyebut kalau banyak pemain berbakat yang berasal dari Asia Tenggara. Nantinya, diharapkan pemain-pemain seperti Arhan bisa melanjutkan karier di Eropa jika sukses di Jepang.
"Asia Tenggara itu ada potensinya dan banyak orang yang dari awal sangat menyukai sepak bola. Jadi antusias sekali, ya. Seperti, antusiasmenya untuk sepak bola Eropa dan Amerika latin, bukan?" Kata Hiromi Hara selaku wakil ketua J-League dikutip dari kanal YouTube J-League Internasional, Selasa (22/2/2022).
"J-League ini ya ingin menjadi liga utama di Asia sebenarnya. Pertama karena para pemain yang mempunyai bakat berkiprah di negaranya, kami minta datang ke J-League untuk berkiprah di J-League lalu setelah itu bisa juga ke Eropa atau ke Amerika Latin, misalnya. Kami ingin membuat alur yang seperti itu sebenarnya,” sambungnya.
Hiromi menambahkan kalau kompetisi Jepang terbuka buat siapa saja untuk coba menimba kariernya. Baginya, Liga Jepang cocok untuk menambah kekuatan sang pemain.
"Saya pikir tak peduli dari negara mana, kewarganegaraan tak ada hubungannya. Jika dia pemain bagus, ya pasti akan datang. Seperti Chanathip yang ada di Sapporo atau Theerathon yang ada di Yokohama F Marinos," terangnya.
"Pemain yang memiliki dribble cepat, kecepatan yang luar biasa, atau bek sayap yang memiliki kelincahan atau lini tengah seperti mereka. Banyak pemain yang memiliki potensi yang sangat bagus ya jika dilihat-lihat," tutupnya.
Baca Juga: Exco PSSI Munculkan Satu Pemain Keturunan Lagi, Shayne Pattynama Main di Norwegia
Berita Terkait
-
Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Puas TC Timnas Indonesia di Bali, Singgung Fondasi Jelang Piala AFF 2026
-
Berapa Nilai Transfer Elkan Baggott ke Millwall FC? Tembus Rekor Pribadi!
-
Shin Tae-yong Mulai Revolusi di Persija, Pemain Macan Kemayoran Wajib Tunduk pada Aturan Disiplin
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam