Tantangan Hebat di Jepang
Bergabung klub Jepang memang sebuah prestasi, tetapi bukan akhir. Arhan justru akan memulai kisah yang baru. Ini bisa menjadi titik awal kisah hebat sang pemain.
Namun, kesuksesan awal ini bisa menjadi bumerang. Jika terlena dengan kesuksesan awal, bisa saja Arhan justru terpuruk. Pemain berkaki kidal ini harus berjuang maksimal dan sebisa mungkin memetik pelajaran dari pendahulunya.
Sudah ada tiga pemain Indonesia yang pernah berkarier di Jepang, yakni Ricky Yacobi (Matsushita Electric FC yang merupakan cikal bakal Gamba Osaka), Stefano Lilipaly (Consadole Sapporo), dan Irfan Bachdim (Ventforet Kofu dan Consadole Sapporo).
Hanya saja, ketiga nama ini kariernya tak panjang. Ricky Yacobi hanya mampu semusim denan catatan enam laga karena kesulitan beradaptasi dengan udara dingin. Lilipaly cuma semusim dengan satu catatan penampilan.
Irfan Bachdim bisa dibilang paling awet karena bertahan sekitar tiga musim. Namun, dia hanya mampu mencatatkan dua pertandingan bersama Ventforet Kofu dan 10 laga bersama Consadole Sapporo.
Ketiga nama di atas bukan nama sembarangan. Mereka gagal berprestasi bukan karena kemampuan yang kurang, tetapi memang ketatnya persaingan. Kini, tantangan tersebut berada di tangan Arhan.
Harapannya, Semoga Tidak Menyerah
Perjuangan Arhan bersama Tokyo Verdy di Liga Jepang tidak akan mudah. Selain adaptasi dengan budaya, makanan, bahasa, dan sebagainya, dia juga harus bersaing dengan para pemain lokal.
Baca Juga: Ini Penjelasan Agen Soal Kabar Shayne Pattynama yang Akan Bela Timnas Indonesia
Meski demikian, publik tentu berharap Arhan bisa terus berjuang dan menjadi pemain besar di Jepang. Arhan pun pasti bisa karena dia telah membuktikan mampu menjadi andalan Garuda dari kondisi yang tak terduga.
Semangat dan kokohnya mimpi bak kayu jati khas Blora dari Pratama Arhan, semoga tetap menjulang dan tak goyang meski diterpa rimbunnya daun pohon sakura.
Berita Terkait
-
Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?
-
Disebut Masuk Radar John Herdman, Julian Oerip Kode Pakai Jersey Garuda
-
Ipswich Town Lawan Oxford United, Duel Pemain Timnas Indonesia Bakal Tersaji?
-
PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
3 Fakta Menarik Jelang Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez Soroti Serangan Portugal, Mulai Frustasi dengan Ronaldo Sentris?
-
Kontroversi Ancang-ancang Penalti, Harry Kane Sukses 'Akali' Aturan FIFA?
-
Rekap Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 Kamis 18 Juni: Ronaldo Mandul, Sejarah Baru Uzbekistan
-
Ronaldo Mandul, Roberto Martinez: Gak Masuk Akal Keluarkan Pencetak Gol Terbaik di Dunia
-
Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?
-
Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko