Suara.com - Anthony Elanga menjadi pahlawan Manchester United saat bersua Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Menjadi tamu di Estadio Wanda Metropolitano, Kamis (24/2/2021) dini hari WIB, The Red Devils meraih hasil imbang usai Elanga mencetak gol penyeimbang kedudukan di menit ke-80.
Ini merupakan gol debut Elanga buat Manchester United dan sepanjang kariernya di kompetisi Liga Champions. Selain menjadi penyelamat, Elanga menegaskan bahwa dirinya adalah salah satu wonderkid MU paling moncer saat ini.
Elanga sendiri sudah memulai debutnya buat MU sejak musim lalu. Dia bahkan mencetak gol perdananya buat tim senior Man United musim lalu ke gawang Wolverhampton Wanderers.
Musim ini jasa Elanga kembali digunakan. Meski baru berusia 19 tahun, Elanga sudah mengecap 9 pertandingan di Liga Inggris musim ini dengan koleksi 2 gol.
Sebagai pemain muda berbakat, talenta Elanga sudah terpantau oleh Man United sejak 2014 dan merekrutnya dari akademi Malmo untuk memasukkannya ke akademi mereka.
Potensi Anthony Elanga sudah terbukti ketika dia mendapat penghargaan Jimmy Murphy Young Player of the Year yang merupakan penghargaan untuk pemain muda terbaik lulusan akademi Man United.
Kehebatan Elanga sebagai pesepak bola tidak mengherankan jika menilik asal usulnya. Dia merupakan putra dari pemain Timnas Kamerun di Piala Dunia 1998, Joseph Elanga.
Namun, alih-alih mengikuti jejak sang ayah untuk membela Kamerun, Elanga justru kini membela tim nasional Swedia.
Baca Juga: Rusia Serang Ukraina, PM Inggris Desak UEFA Batalkan Final Liga Champions di St Petersburg
Hal ini bisa terjadi karena Anthony Elanga lahir di kota Hyllie, Swedia. Dia lahir pada 27 April 2002 ketika ayahnya sedang membela tim Swedia, Malmo FF.
Joseph Elanga menghabiskan lima musim di Malmo dari tahun 2000 hingga 2005. Dia kembali membela tim tersebut pada 2010 sebelum memutuskan pensiun.
Anthony Elanga yang sebetulnya bisa membela Kamerun, Inggris, atau Swedia, sejauh ini sudah bermain untuk timnas Swedia U-17, U-19, dan U-21.
[Penulis: Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi