Suara.com - Berikut profil Wander Luiz, penyerang PSS Sleman yang tengah menjadi sorotan penikmat sepak bola Indonesia karena kegagalannya mengeksekusi penalti.
Nama Wander Luiz menjadi perbincangan pada saat PSS Sleman menghadapi Tira Persikabo dalam lanjutan BRI Liga 1 2021-2022, Kamis (24/2).
Pada laga tersebut, PSS harus menerima kekalahan dari Tira Persikabo dengan skor 0-2 lewat gol yang dicetak Dimas Drajad di menit ke-48 dan 62 babak kedua.
Sejatinya, PSS bisa saja unggul dan terhindar dari kekalahan sejak babak pertama andai Wander Luiz mampu mengeksekusi penalti yang ia dapat di menit ke-27.
Sayangnya, penyerang asal Brasil ini tak mampu menuntaskan peluang emas untuk membawa PSS unggul di paruh pertama.
Eksekusi penalti Wander Luiz pun terbilang sangat buruk. Terlihat dalam cuplikan bahwa ia terkesan tak jelas dalam menendang.
Jika dilihat dari gerak-geriknya, eks bomber Persib Bandung ini hendak melakukan Panenka. Namun bola justru bergulir datar dan malah menyamping ke kanan gawang Tira Persikabo.
Eksekusi ini pun menjadi bahan pergunjingan di jagat maya. Pasalnya, setelah gagal mengeksekusi penalti, Wander Luiz terlihat tetap tersenyum dan terkesan nyengir.
Lantas, siapakah sosok Wander Luiz tersebut?
Baca Juga: Tampil Gemilang Lawan PSS Sleman, Dimas Drajad Dipuji Pelatih Persikabo 1973
Profil Wander Luiz
Wander Luiz lahir dengan nama lengkap Wander Luiz Queiros Diaz pada 17 Februari 1992 di Espirito Santo, Brasil.
Sama seperti pemuda Brasil lainnya, Wander Luiz juga menjalani karier di kancah sepak bola, di mana klub pertamanya adalah Vitoria da Conquista yang berkiprah di Serie D Brasil.
Meski memulai karier di Brasil, karier Wander Luiz nyatanya banyak dihabiskan di Vietnam. Ia menyeberang ke Asia Tenggara untuk pertama kalinya pada 2017 usai membela Santa Rita dan Vitoria da Conquista.
Klub pertamanya di Asia Tenggara adalah Long An, di mana ia bermain selama satu tahun sebelum akhirnya menyeberang ke rival, yakni Quang Nam pada 2018.
Usai membela Quang Nam, pemain berusia 30 tahun ini hijrah ke klub Vietnam lainnya, yakni Chan Tho FC yang kini berkiprah di V2 League.
Berita Terkait
-
Jadwal Persija di Seri 5 BRI Liga 1 2021/2022 Sangat Padat
-
Ditahan Imbang Tanpa Gol Oleh PSM Makassar, Bhayangkara FC Soroti Kerja Wasit
-
Persib dan Persela Berbagai Poin di Stadion Kapten I Wayan Dipta
-
Hasil Liga 1: Bhayangkara FC Gagal Salip Arema Usai Diimbangi PSM Makassar
-
Persib Bandung Gagal Geser Arema karena Bermain Imbang
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan
-
Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini
-
UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan
-
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut
-
Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja