Suara.com - Pemain keturunan yang menjadi calon penggawa timnas Indonesia, Shayne Pattynama, tampil impresif dengan mencetak dua gol untuk timnya, Viking FK.
Pada pertandingan uji coba melawan Kristiansund BK pada Minggu (6/3/2022), Shayne Pattynama mencetak dua gol untuk membawa Viking FK menang dengan skor 4-1.
Duel yang berlangsung di Sr-Bank Arena itu merupakan pertandingan uji coba terakhir bagi Shayne Pattynama bersama Viking FK sebelum mengarungi Liga Norwegia, Eliteserien, musim 2022.
Untuk informasi, kompetisi kasta tertinggi di Norwegia, atau Eliteserien 2022, akan digelar pada 2 April 2022. Kompetisi itu bakal berlangsung hingga 13 November mendatang.
Pada pertandingan tersebut, Shayne Pattynama dipasang oleh pelatihnya sebagai starter. Bermain sejak menit awal, Shayne sukses membayar lunas kepercayaan tim pelatih.
Sebab, pemain berusia 23 tahun yang berposisi sebagai bek kiri ini sukses melesakkan dua gol ke gawang Kristiansund BK.
"Viking 4 - 1 Kristiansund. Orang ini, Shayne Pattynama, mencetak dua gol," tulis akun Instagram resmi Viking FK.
Dua gol ini jelas menjadi modal penting bagi Shayne Pattynama sebelum berjuang bersama Viking FK di ajang Eliteserien 2022.
Pada pertandingan pertama, Viking FK bakal memulai musim dengan laga tandang melawan Sarpsborg 08 pada Minggu (3/4/2022).
Baca Juga: Manajer Dukung Emil Audero Mulyadi Bela Timnas Indonesia, Tapi...
Viking FK tentu memiliki motivasi besar untuk memperbaiki prestasinya di musim ini meski mereka tampil cukup impresif pada Eliteserien musim lalu.
Pada Eliteserien 2021, Viking FK sukses mengakhiri persaingan di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 57 poin dari 30 pertandingan.
Jumlah ini sebetulnya hanya terpaut tiga poin dari Molde yang menjadi runner-up, serta selisih enam poin dari FK Bodo yang menjadi kampiun Eliteserien 2021.
Shayne Pattynama merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia yang saat ini tengah diburu PSSI untuk dinaturalisasi
Sebab, Shayne Pattynama menjadi kandidat yang cukup mumpuni untuk menjadi pemain timnas Indonesia arahan Shin Tae-yong.
[Penulis: Muh Adif Setiawan]
Berita Terkait
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Akhir Tragis Irak: Dulu Bantai Timnas Indonesia, Berakhir Bulan-bulanan di Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil