Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menjelaskan tugas dari asisten wasit ke-5 dan 6 seusai laga Persela vs Persikabo pada pekan ke-30 BRI Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (9/3/2022).
"Hanya melihat di daerah kotak 16. Nah tugas asisten wasit tambahan ini memonitor apakah terjadi gol atau tidak gol. Setelah itu baru dikoordinasikan dengan wasit utama," kata Iriawan seperti dilansir Antara.
Selain itu, Iriawan menjelaskan asisten wasit tambahan juga memiliki tugas untuk memastikan pelanggaran yang terjadi di kotak penalti, terutama handsball.
Ia menjelaskan, tugas asisten wasit tambahan adalah untuk membantu wasit utama dalam menentukan pelanggaran, karena mungkin saja pelanggaran yang terjadi luput dari penglihatan wasit utama.
"Berikutnya memastikan apakah ada pelanggaran di kotak 16, terutama handsball, betul-betul terlihat, karena jika pelanggaran dari depan mungkin wasit utama tidak melihat, sehingga itu gunanya asisten wasit tambahan," jelas Iriawan.
Soal kenapa penggunaan asisten wasit ke-5 dan 6 baru digunakan di pekan ke-30 Liga 1, Iriawan menjelaskan hal ini tidak semudah dari yang ia perkirakan.
Pria asal Jawa Barat itu menjelaskan, harus ada pelatihan khusus dari FIFA serta AFC dan pihaknya cukup lama untuk mendapatkan alat getar yang dipegang oleh asisten wasit tambahan.
"Ternyata tidak semudah dari yang kita perkirakan, harus ada pelatihan khusus dari FIFA, AFC dan peralatannya juga cukup lama kita dapatkan yaitu alat getar yang dipegang oleh asisten tambahan dan asisten wasit," ungkap Iriawan.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Brace Bruno Cantanhede Bawa Persib Tundukkan Arema FC
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar