Suara.com - Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi meminta anak-anak asuhnya berbuat lebih untuk bisa mempertahankan gelar scudetto Liga Italia Serie A, usai ditahan imbang Torino 1-1 pada laga pekan ke-29 di Turin, Senin (14/3/2022) dini hari WIB.
Dikutip dari football-italia, Senin, Inzaghi mengatakan mereka harus menerapkan pendekatan yang berbeda dari laga melawan Torino di pertandingan selanjutnya, meski ada beberapa alasan.
"Kami tahu bahwa untuk memenangkan Scudetto lagi, kami harus melakukan lebih dan mengambil pendekatan yang berbeda terhadap pertandingan-pertandingan, bahkan jika ada beberapa alasan," jelas Inzaghi.
Pelatih asal Italia itu lanjut mengatakan, pada musim ini, Inter kehilangan beberapa energi dan pemain dalam momen-momen yang krusial, namun hal ini tidak bisa dijadikan alasan.
Inzaghi menjelaskan mereka harus mampu melakukannya lebih baik, dan saat ini mereka memiliki 10 pertandingan tersisa di Liga Italia 2021/2022 serta leg kedua Coppa Italia, di mana mereka harus memulihkan tenaga dan melakukannya dengan sebaik mungkin.
"Kami kehilangan energi dan pemain di momen-momen krusial musim ini, tapi itu tidak bisa menjadi alibi. Lebih jelasnya, kami harus melakukannya dengan lebih baik," ungkap Inzaghi.
"Sekarang kami memiliki 10 (pertandingan) final, tambah leg kedua dari Coppa Italia, jadi kamu harus mencoba untuk memulihkan energi dan melakukannya sebaik yang kami bisa," tukas eks pelatih Lazio.
Saat ini, Nerazzurri --julukan Inter Milan-- berada di posisi ketiga klasemen sementara Serie A dengan raihan 59 poin dari 28 pertandingan, berselisih satu poin dari Napoli di peringkat dua dan empat poin dari AC Milan di puncak.
Meski demikian, Inter memang masih mengantongi tabungan satu laga tunda ketimbang dua tim di atasnya itu.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia Usai Torino vs Inter Seri 1-1
Berita Terkait
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Emil Audero dan Jay Idzes Saling Roasting Soal Pencapaian Karier
-
Lionel Messi Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Kecil
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
-
Pesta Gol 5-0 Persib Bandung Atas Madura United Jadi Modal Berharga Beckham Putra Tatap Gelar Juara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda