Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Sandy Walsh sangat senang karena PSSI telah memproses naturalisasinya. Ia menceritakan bahwa sudah menunggu selama lima tahun sejak kontak pertama yang dilakukannya.
Sandy Walsh merupakan satu dari tiga pemain yang kini sedang diproses untuk naturalisasi bersama Jordi Amat dan Shayne Pattynama.
Ketika berkunjung ke KBRI di Belgia, Sandy Walsh kemudian bercerita terkait alasannya untuk membela skuad Garuda. Ia juga menyebut telah menunggu dalam waktu lima tahun terakhir.
"Alasan utama karena kakek-nenek saya, dari ibu merupakan orang Indonesia asli. Saya ingat saat ngobrol mengenai Indonesia. Mereka selalu bercerita hal baik," ucap Sandy Walsh dikutip dari kanal YouTube Embassy of Indonesia Brussels yang tayang Senin (14/3/2022).
"Jadi kurang lebih sudah 5 tahun sejak kontak pertama kali saya soal timnas. Dalam lima tahun itu progesnya terus berjalan. Saya sudah mengunjungi Indonesia dan belajar banyak lagi mengenai budayanya."
"Saya sangt senang ini menjadi kebanggaan tersenidiri untuk semua keluarga saya jika saya bisa bergabung dengan timnas," sambungnya.
Pemain berusia 26 tahun ini lalu bercerita telah mengunjungi PSSI sekitar dua atau tiga tahun lalu. Meski begitu, akhirnya dua bulan lalu ia mendapatkan konfirmasi bahwa prosesnya akan dilakukan.
"Saya sudah mengunjungi PSSI, sebelum Covid sekitar 2-3 tahun lalu. Saya membawa dokumen yang diminta dan mencoba proses naturalisasi. 5 tahun kemudian, 2 bulan lalu saya mendapatk konfirmasihwa mereka akan memulai proses naturalisasi," jelasnya.
Proses naturalisasi Sandy Walsh ini juga diharapkan bisa rampug sebelum Juni 2022. Sebab, timnas Indonesia akan menjalani Kualifikasi Piala Asia 2023.
Baca Juga: Liga 3 Kembali Disorot Gara-gara Aksi Bruno Casimir, Ketum PSSI Perintahkan Komdis Investigasi
Dengn adanya Sandy Walsh serta dua pemain naturalisasi lainnya, tentu kekuatan skuad Garuda akan semakin betambah dan bisa membuka kans untuk tampil di putaran final Piala Asia 2023.
Berita Terkait
-
Segera Dinaturalisasi, Jordi Amat Bagikan Potret dengan Jersey Timnas Indonesia
-
PSSI Beri Kode, Bisa Naturalisasi Lima Pemain Keturunan Indonesia
-
Berkunjung ke KBRI di Belgia dan Nyanyikan Indonesia Raya, Sandy Walsh: Terima Kasih Banyak!
-
Kualifikasi Piala Asia 2023 di Depan Mata, Menpora Bantu Percepat Naturalisasi Sandy Walsh dkk
-
Emil Audero Mulyadi dan Jordy Wehrmann Jadi Calon Pemain Keempat yang Akan Dinaturalisasi
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali