Suara.com - Berikut ini skenario yang harus dijalani Persib Bandung jika ingin menyalip Bali United dan meraih gelar juara BRI Liga 1 musim 2021/22.
BRI Liga 1 2021/22 menyisakan dua tim saja yang menjadi kandidat kuat peraih gelar juara. Dua tim tersebut adalah Bali United dan Persib Bandung.
Kedua tim ini hanya terpaut tiga poin di klasemen sementara dari 31 laga, di mana Bali United berada di atas Persib.
Dengan tiga laga tersisa, peluang kedua tim masih terbuka cukup lebar. Apalagi Bali United dan Persib memiliki catatan apik di beberapa laga terakhirnya.
Hanya saja, Bali United lebih diunggulkan karena memiliki keunggulan tiga poin atas Maung Bandung.
Dengan kata lain, di tiga laga tersisa, Bali United bisa keluar sebagai juara asal menang di dua laga selanjutnya, yakni tepatnya di pekan ke-33 Liga 1.
Secara Head to Head, Persib kalah dari Bali United, di mana di dua pertemuan, Maung Bandung kalah sekali dan hanya sekali imbang.
Oleh karenanya, Bali United bisa sedikit bersantai. Andai pun di tiga laga tersisa Serdadu Tridatu kalah sekali, tetap saja anak asuh Stefano Cugurra Teco bisa keluar sebagai juara andai menang di dua laga lainnya.
Meski demikian, Persib tetap bisa menjaga asa meraih gelar juara Liga 1 musim ini berdasarkan skenario berikut ini.
Baca Juga: Skenario Bali United untuk Kunci Gelar Juara Liga 1 2021-2022
Dua Skenario Persib Juara Liga 1
Setidaknya ada dua skenario agar Persib Bandung bisa keluar sebagai juara Liga 1. Skenario pertama adalah menyapu bersih kemenangan di laga tersisa.
Menyapu bersih kemenangan di laga tersisa menjadi barang wajib bagi Persib jika ingin memutus puasa gelar di kancah domestik.
Apesnya, di tiga laga tersisa ini, Persib harus menghadapi salah satu tim papan atas, yakni Persebaya Surabaya di pekan ke-32.
Laga melawan Persebaya pun menjadi laga hidup mati bagi Persib. Hasil imbang atau kekalahan hanya akan membuat mimpi Maung Bandung buyar.
Apalagi di pekan ke-32 Bali United ‘hanya’ akan menghadapi Madura United yang kini tengah terseok-seok di luar zona 10 besar.
Berita Terkait
-
Kata-kata Pemain Persib Frans Putros Usai Bawa Irak ke Piala Dunia 2026
-
Frans Putros Terharu, Ucap Terima Kasih ke Persib dan Bobotoh Usai Irak Lolos Piala Dunia 2026
-
Irak Lolos Piala Dunia 2026, Julio Cesar: Frans Putros Harus Traktir Persib!
-
Frans Putros dan Patricio Matricardi Absen Lawan Semen Padang, Bojan Tak Khawatir
-
Bojan Hodak Waspadai Semen Padang: Bisa Tampil 200 Persen Lawan Persib
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC